Legal Protection of Notary Employees in the Judicial Process Against Forgery of Signatures of Confrontants on Authentic Deeds

Authors

  • Aprianto Aprianto Master of Notary, Pancasila University, Jakarta.
  • Edi Tarsono Master of Notary, Pancasila University, Jakarta.
  • Yoga Satrio Master of Notary, Pancasila University, Jakarta.

DOI:

https://doi.org/10.30863/ajmpi.v10i1.7830

Keywords:

Legal Protection, Notary Staff, Forged Signatures, Authentic Deeds, Criminal Liability.

Abstract

Notaries are public officials authorized by law to draw up authentic deeds and are formally responsible for ensuring the accuracy of the parties' identities, the contents of the deed, and the signatures affixed. This study examines the legal protection available to notary staff who act as witnesses in the preparation of deeds, particularly in criminal proceedings involving forged signatures by parties appearing before the notary. Using a normative juridical method with a descriptive approach, the research analyzes secondary data obtained through document studies, including legislation, literature, and court decisions. The case analyzed is the Indonesian Supreme Court Decision No. 1209 K/Pid/2022, in which the notary was found guilty of initiating and participating in document forgery and sentenced to one year and six months of imprisonment. The findings indicate that notary staff who are not involved in the forgery are not subject to criminal liability. This research contributes to the discourse on legal accountability in notarial practice and emphasizes the importance of providing clearer legal safeguards for notary employees.

References

Aditya, Muhammad Fadhil. “Tanggung Jawab Pidana Notaris Terhadap Pembuatan Akta Palsu yang Merugikan Para Penghadap (Studi Kasus Notaris Agus Satoto, Wilayah Kedudukan Jabatan Daerah Denpasar).†Indonesian Notary 3, no. 2 (2021): 745–62.

Afsila, Zalfa Kamelia Rona. “Kajian Pertanggung jawaban Pidana Seorang Notaris dalam Pembuatan Akta Otentik yang Didasarkan pada Keterangan Palsu (Studi Putusan Nomor: 773/Pid.B/2021/Pn Smg).†Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik 1, no. 2 (2022).

Agung, Mahkamah. “Putusan Nomor 1209 K/Pid/2022.†Direktorat Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, 2022.

———. “Putusan Nomor 153/Pid/2022/PT SMG.†Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, 2022.

———. “Putusan Nomor 773/Pid.B/2021/PN Smg.†Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, 2021.

Amir, Irfan. “Constitutionality of Wiretapping by KPK in Optimization of Red-Handed Catch Operations.†Al-Bayyinah 6, no. 1 (2022): 34–52. https://doi.org/10.35673/al-bayyinah.v6i1.2625.

Arifaid, Putra. “Tanggung Jawab Hukum Notaris Terhadap Akta in Originali.†Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan 5, no. 3 (2017): 510. https://doi.org/10.29303/ius.v5i3.456.

Ayu Khairina, Mayrsha. “Pertanggung Jawaban Hukum Bagi Notaris Atas Tindak Pidana Yang Dilakukan Oleh Karyawan Notaris.†Jurnal Officium Notarium 1, no. 1 (2021): 133–43. https://doi.org/10.20885/jon.vol1.iss1.art14.

Citra Mido, Muhammad Tiantanik, I Nyoman Nurjaya, dan Rachmad Safa’at. “Tanggung Jawab Perdata Notaris terhadap Akta yang Dibacakan oleh Staf Notaris di Hadapan Penghadap.†Lentera Hukum 5, no. 1 (2018): 156. https://doi.org/10.19184/ejlh.v5i1.6288.

Deni, Fitra, dan Zulfadli Barus. “Cyber PPAT and Legal Certainty in Indonesia ’ s Electronic Land Certification System.†Al-Adalah : Jurnal Hukum dan Politik Islam 10, no. 1 (2025): 201–17.

Dhaniaty, Marina. “Kedudukan Saksi Instrumentair Atas Akta Notaris Yang Menimbulkan Permasalahan Dalam Perkara Perdata.†Jurnal Media Hukum dan Peradilan 5, no. 1 (2019): 118–32. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201.

Imania, Diah, Ngadino Ngadino, dan Mujiono Hafidh Prasetyo. “Tanggung Jawab Dan Perlindungan Hukum Bagi Notaris Secara Perdata Terhadap Akta Yang Dibuatnya.†Notarius 13, no. 1 (2020): 250–65. https://doi.org/10.14710/nts.v13i1.30394.

Jamil, M. “Pemalsuan Akta Autentik Sebagai Aspek Pidana Notaris.†Jurnal Bestuur 7, no. 2 (2019): 114–21.

Kusuma, Krisna Adi. “Kedudukan Dan Tanggung Jawab Saksi Instrumenter Di Dalam Akta Yang Dibuat Notaris Menurut Undang – Undang Jabatan Notaris.†Universitas Islam Sultan Agung, 2022.

Mahadewi, I Gusti Agung Ika Laksmi, Ni Komang Tari Padmawati, dan I Gusti Agung Mas Rwa Jayantiar. “Notary in Indonesia: How Are State Fundamental Values Reflected in Law and Professional Ethics?†Udayana Journal of Law and Culture 6, no. 2 (2022): 204. https://doi.org/10.24843/ujlc.2022.v06.i02.p05.

Merlyani, Dwi, Annalisa Yahanan, dan Agus Trisaka. “Kewajiban pembacaan akta otentik oleh notaris di hadapan penghadap dengan konsep cyber notary.†Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan 9, no. 1 (2020): 36–47. https://doi.org/10.28946/rpt.v9i1.358.

Pratama, Brilian, Happy Warsito, dan Herman Adriansyah. “Prinsip Kehati-Hatian Dalam Membuat Akta Oleh Notaris.†Repertorium, Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan 11, no. 1 (2022): 24–33. https://doi.org/10.28946/rpt.v11i1.1640.

Putri, Nabila Mazaya, dan Henny Marlyna. “Pelanggaran Jabatan dan Perbuatan Melawan Hukum Yang Dilakukan Oleh Notaris Dalam Menjalankan Keewenangannya.†Acta Diurnal 5, no. 1 (2021): 63–77.

Rahmayani, Sri, Sanusi, dan Teuku Abdurrahman. “the Changes of Minuta Deed By Notary Unilaterally.†Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan 8, no. 1 (2020): 97–108. https://doi.org/10.29303/ius.v8i1.679.

Riandini Arief, Andi Nurfajriani, Syukri Akub, dan Syamsuddin Muchtar. “Persetujuan Majelis Kehormatan Notaris Wilayah Dalam Pengambilan Minuta Akta Dalam Proses Peradilan.†Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam 4, no. 1 (2019): 52–81. https://doi.org/10.35673/ajmpi.v4i1.213.

Risky Palendeng. “Kepastian Hukum Atas Hak Memperoleh Rehabilitasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana.†Lex Crimen VIII, no. 4 (2014): 22–31.

Sambulele, Aknes Susanty. “Tanggung Jawab Pelaku Penyertaan Dalam Tindak Pidana (Pasal 55 Dan 56 Kuhp).†Lex Crimen II, no. 7 (2013): 84–92.

Setiadewi, Kadek, dan I Made Hendra Wijaya. “Legalitas Akta Notaris Berbasis Cyber Notary Sebagai Akta Otentik.†Jurnal Komunikasi Hukum (JKH) 6, no. 1 (2020): 126. https://doi.org/10.23887/jkh.v6i1.23446.

Simanjuntak, Sondang Irene, dan Mohamad Fajri Mekka Putra. “Akibat Hukum Terhadap Pemalsuan Tanda Tangan Yang Dilakukan Karyawan Notaris Tanpa Sepengetahuan Notaris Yang Mempekerjakannya.†Jurnal Komunikasi Hukum (JKH) 8, no. 1 (2022): 67–80. https://doi.org/10.23887/jkh.v8i1.43874.

Sirait, Gladys Natalie, dan Benny Djaja. “Pertanggungjawaban Akta Notaris Sebagai Akta Autentik Sesuai Dengan Undang-Undang Jabatan Notaris.†Unes Law Review 5, no. 4 (2023): 3363–78.

Syaputri, Hijriah Maulani Nanda, Farida Patittingi, dan Nurfaidah Said. “Aspek Hukum Kewajiban Saksi Instrumentair untuk Merahasiakan Isi Akta Notaris.†Jurnal Ilmu Hukum AMANNA GAPPA 25, no. 2 (2017): 25–37.

Zulmi, Irma Fadhilla, Elwi Danil, dan Azmi Fendri. “Pertanggungjawaban Hukum terhadap Pemalsuan Surat Kuasa yang Dilakukan oleh Karyawan Notaris.†ANDALAS NOTARY JOURNAL XX, no. X (2022): 1–20.

Downloads

Published

2025-04-11

How to Cite

Aprianto, A., Tarsono, E., & Satrio, Y. (2025). Legal Protection of Notary Employees in the Judicial Process Against Forgery of Signatures of Confrontants on Authentic Deeds. Al-Adalah: Jurnal Hukum Dan Politik Islam, 10(1), 218–231. https://doi.org/10.30863/ajmpi.v10i1.7830

Issue

Section

Artikel