Membaca Kutika sebagai Sistem Tanda: Kajian Semiotika Roland Barthes dalam Konteks Budaya Lokal dan Perspektif Komunikasi Islam
Kajian Semiotika Roland Barthes dalam Konteks Budaya Lokal dan Perspektif Komunikasi Islam
DOI:
https://doi.org/10.30863/palakka.v6i2.10616Kata Kunci:
Kutika, Barthes' Semiotics, Bugis Culture, Myth, Islamic CommunicationAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis naskah Kutika Ugi’ Sakke Rupa sebagai salah satu bentuk pengetahuan tradisional masyarakat Bugis yang memuat sistem tanda dalam penentuan waktu baik dan buruk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes yang terdiri atas tiga tataran makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Data primer berasal dari naskah Kutika Ugi’ Sakke Rupa yang ditulis dalam aksara Lontara, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan mengenai budaya Bugis, semiotika, dan tafsir Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tataran denotatif, kutika berfungsi sebagai pedoman praktis untuk menentukan waktu tertentu; pada tataran konotatif, kutika mencerminkan pandangan kosmologis dan nilai-nilai kehati-hatian serta keselarasan dengan alam; sedangkan pada tataran mitos, kutika meneguhkan identitas dan kepercayaan spiritual masyarakat Bugis. Dalam perspektif Islam, tradisi kutika termasuk bentuk 'urf (adat) yang dapat diterima selama tidak diyakini secara mutlak sebagai penentu nasib. Dengan demikian, kutika dapat dipahami sebagai sistem tanda budaya yang memadukan rasionalitas lokal dan nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat Bugis.
Referensi
Al-Bukhari, M. bin I. (2012). Ṣaḥīḥ al-Bukhārī (Vol. 7, 1st ed.). Riyadh: Darussalam.
Al-Hasyimy, M. M. Z. (2008). Sistematika Teori Hukum Islam (Qowa'id Fiqhiyyah). Jombang: Darul Hikmah Jombang dan Maktabah al-Syarifah Al-Khodijah
Al-Sheikh, A. bin M. bin A. bin I. (2003). Lubaabut Tafsiir Min Ibni Katsiir (Vol. 3, 2nd ed., Trans. M. Abdul Ghoffar E.M). Bogor: Pustaka Imam Asy-Syafi'i.
Fatimah. (2020). Semiotika dalam Kajian Iklan Layanan Masyarakat (ILM) (1st ed.). Gowa: Gunadarma Ilmu.
Fitra, R. (2019). Penerapan 'Urf sebagai Metode dan Sumber Hukum Ekonomi Islam. Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 1(2), 158–163.
Hadrawi, M. (2017). Assikalaibineng: Kitab Persetubuhan Bugis. Makassar: Ininnawa.
Harisudin, M. N. (2016). 'Urf Sebagai Sumber Hukum Islam (Fiqh Nusantara). Al-Fikr, 20(1), 66.
Lustyantie, N. (2012). Pendekatan Semiotika Model Roland Barthes dalam Karya Sastra Prancis. Paper presented at the National Seminar, Faculty of Humanities, Universitas Indonesia.
Mulyazir, and Fadhillah, M. (2023). Konsep Semiotika Roland Barthes dan Aplikasinya terhadap Kajian Al-Qur'an. Al-Fathanah: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam, 3(1), 31–34.
QuranWeb. (2025). "Terjemahan dan Tafsir Quran surah Al-A'raf ayat 131", dalam https://quranweb.id/7/131/
Rahmatia, and Christomy, T. (2020). Eco-phenomenology in the Local Concept of Buginese Agriculture Based on Kutika Manuscript. E3S Web of Conferences, 211(01008), 2.
Rahmatia, and Maulani, A. (2021). Pemikiran Sains-Sufistik Orang Bugis dalam Naskah Kutika Ugi' Sakke Rupa. Jurnal Lektur Keagamaan, 19(2), 486–494.
Rijal, M. Z. (2011). Posisi al-'Urf dalam Struktur Bangunan Hukum Islam. Jurnal Falasifa, 2(2), 132.
Sartika. (2023). Time Calculation Methods of the Bugis Makassar Tribe Based on the Ku Tika Book. Al-Hilal: Journal of Islamic Astronomy, 5(1), 56–57.
Shaharir, B. M. Z. (2016). Kosmologi Malayonesia yang Terungkap dalam Bahasa Melayu. Jurnal Peradaban, 9(1), 16.
Syahrawati, N. A. (2022). Eksplorasi Etnomatematika pada Naskah Lontara Sure' Eja dan Sure' Kutika (Undergraduate Thesis, Institut Agama Islam Negeri [IAIN] Palopo).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nivyra Gaulia Putri, Fatimah Fatimah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Palakka: Media and Islamic Communication agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
