THE ROLE OF THE WAKALAH BIL UJRAH CONTRACT IN ENHACING THE EFFICIENCY OF ORDER BASED BUSINESSES IN CENRANA DISTRICT
DOI:
https://doi.org/10.30863/iebjournal.v8i2.12304Keywords:
Business efficiency; Sharia economics; Social media; Marketing intermediaries; Sharia transactions.Abstract
Abstract
This study aims to analyze the implementation of the wakalah bil ujrah contract and its role in improving the efficiency of the furniture and furniture business in Cenrana District. The research uses a descriptive qualitative approach through field studies. Data was collected through observation, interviews, and documentation of five informants consisting of business owners, intermediaries, and consumers. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that the implementation of the wakalah bil ujrah contract is in accordance with sharia principles through the application of trust, trust, effective communication, and the provision of ujrah based on agreement. The implementation of the contract is able to increase business efficiency through a clear division of tasks, expansion of marketing, increase in the number of orders, and reduce marketing costs and time. The main contribution of this study shows that the use of social media by intermediaries in the wakalah bil ujrah scheme is an important factor in increasing business efficiency without ignoring sharia principles.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan akad wakalah bil ujrah serta perannya dalam meningkatkan efisiensi usaha mebel dan furnitur pesanan di Kecamatan Cenrana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima informan yang terdiri atas pemilik usaha, pihak perantara, dan konsumen. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akad wakalah bil ujrah telah sesuai dengan prinsip syariah melalui penerapan amanah, kepercayaan, komunikasi yang efektif, dan pemberian ujrah berdasarkan kesepakatan. Penerapan akad tersebut mampu meningkatkan efisiensi usaha melalui pembagian tugas yang jelas, perluasan pemasaran, peningkatan jumlah pesanan, serta pengurangan biaya dan waktu pemasaran. Kontribusi utama penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial oleh pihak perantara dalam skema wakalah bil ujrah menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi usaha tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariah.
References
Agustina, Vina. 2024. “Implementasi Akad Wakalah Bil Ujrah.” International Conference on Islamic Economic 3 (2): 283–93. https://doi.org/10.58223/icie.v3i2.316%0A.
Akmal, Muhammad, Nur Rafi, and Sayyida Amalina. 2023. “Analisis Akad Wakalah Bil Ujrah Dalam Reksadana Syariah Melalui Platform Investasi Bareksa Pendahuluan.” Jurnal, Jariyah Akuntansi Dan Keuangan Syariah 1 (1): 17–33.
Aris Setiawan. 2022. “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Akad Wakalah Bil Ujrah Dalam Transaksi Penjualan Sayur (Studi Kasus Di Dusun Gunung Malang Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga.” Jurnal Studi Hukum Islam 9 (1): 130.
Atabik, Said, Muhammad Ghozali, and Amir Reza Kusuma. 2022. “Analisis Penerapan Akad Wakalah Bil-Ujrah Pada Layanan Go-Mart (Studi Analisis).” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 8 (3): 3317. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i3.6800.
fadhilah utmi, muliadi, nurmala ahmar. 2023. Optimisasi Efisiensi Melalui Analisis Data Envelopment (DEA) Dalam Sektor Perusahaan Pertambagan Pada Perusahaan Terdaftar Di BEI. Edited by Komarudin. Komarudin,. cv. green publisher.
Galuh Narita Damayanti, Nur Hanifah Rahmawati, Uci Khoyrotun Nafsintomi, Ulfah Nur Rodiyah Handayani, and Falikhatun. 2023. “Analisis Penerapan Akad Wakalah Bil Ujrah Pada Aplikasi Ethis (Aplikasi Pendanaan Berbasis Syariah).” Jurnal Adz-Dzahab: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam 8 (2): 279–94. https://doi.org/10.47435/adz-dzahab.v8i2.1980.
Iskandar, Dede, Noer Azam Achsani, and Setiadi Djohar. 2020. “Analisis Produktivitas Dan Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Efisiensi Asuransi Syariah Di Indonesia: Suatu Kajian Empiris.” Al-Muzara’Ah 8 (2): 153–71. https://doi.org/10.29244/jam.8.2.153-171.
Marisa Natasya, Siti Rochmiyatun. 2024. “Pelimpahan Kekuasaan Dalam Jual Beli Tanah Kavling Tanpa Sertifikat Prespektif Hukum Ekonomi Syariah Marisa Natasya 1 , Siti Rochmiyatun 2.” Journal of Sharia and Legal Science 2 (2): 228–42.
Moh. Kholilur Rahman, Sukron, Fadoilul Umam. 2023. “TRANSAKSI JUAL BELI PISANG DENGAN AKAD WAKALAH BIL UJRAH DI DESA SANA TENGAH.” Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 5 (2): 1–23.
Nelly, Roos. 2021. “Wakalah, Kafalah Dan Hawalah.” Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan 4 (2): 228–33. https://doi.org/10.33395/juripol.v4i2.11138.
Nst, M Ziqhri Anhar, and Andri Soemitra. 2023. “Penerpan Akad Wakalah Bil Ujrah Pada Perbankan Syariah: Studi Kualitatif.” Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah 8 (30): 907–18.
Nugraheni, Destri Budi. 2017. “Analisis Fatwa Dewan Syariah Nasional Tentang Wakalah , Hawalah , Dan Kafalah Dalam Kegiatan Jasa Perusahaan Pembiayaan Syariah.” Media Hukum 24 (2): 124–36. https://doi.org/10.18196/jmh.2017.0088.124-136.
Nur Latifah, and Supena Asep. 2021. “Analisis Attention Siswa Sekolah Dasar Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi Covid-19.” Jurnal Basicedu 5 (3): 1175–82. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.887.
Priyo Nugroho, Anton, Muhammad Luthfi, Alfiana Alfiana, Asri Ady Bakri, and Rita Zulbetti. 2023. “Analisis Akad Salam (PSAK Syariah 103) Pada Transaksi Jual Beli Online.” Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 6 (3): 2997–3007. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i3.4880.
Rizal, Ahmed. 2022. “Akad Wakalah Dalam Jual Beli.” Journal Syariah Economic Law 1 (1): 01–17. https://doi.org/10.47766/alhiwalah.v1i1.906.
Salim, Zamroni, and Ernawati Munadi. 2017. “Produksi Furnitur Indonesia.” Info Komoditi Furnitur, 1–115.
Syahrizal, Hasan, and M. Syahran Jailani. 2023. “Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif.” Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora 1 (1): 13–23. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49.
Ummah, Masfi Sya’fiatul. 2022. Metodologi Penelitian Kunatitatif, Kualitatif, Dan Penelitian Tindakan Kelas Dalam Pendidikan Olahraga. Insight Mediatama. Vol. 11. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.
Undari Sulung, Mohamad Muspawi. 2024. “Memahami Sumber Data Penelitian: Primer, Sekunder, Dan Tersier.” Edu Research 5 (3): 110–16.
Yunus, Muhammad, Muhamad Maulana Darsono, Mohamad Anton Athoillah, Ekonomi Syariah, Fatwa Dsn-mui Dan Qanun, Muhammad Yunus, Muhamad Maulana Darsono, and Mohamad Anton Athoillah. 2023. “Akad Wakalah Bil Ujrah Dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, Fatwa DSN-MUI Dan Qanun Muhammad.” Journal for Islamic Studies 6 (3): 389–99. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v6i3.800.Wakalah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Fera Pariska, Ismail Keri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Islamic Economic and Business Journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
