MODERNISME DAN REFORMISME MUHAMMADIYAH DALAM PEMBINAAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.35673/as-hki.v3i2.1904Abstract
Abstract
Muhammadiyah as one of the largest organizations in Indonesia, has a fairly large share in the development of Islamic law in Indonesia. Muhammadiyah is a modernist religious organization and was born with the spirit of renewal with a purification pattern trying to clean Islam from elements of local culture which it considers as heresy, superstition, and superstition. So that researchers want to describe the pattern of Muhammadiyah in providing guidance on Islamic law in Indonesia by using qualitative research which in collecting data, researchers conduct library research. The researcher concludes that Muhammadiyah's modernism and reformism in the development of Islamic law in Indonesia are carried out by ijtihad as legal extracting directly from the Qur'an and hadith. Muhammadiyah conducts legal istinbat on contemporary masail diniyah through the Majelis Tarjih institution, to explore law directly from the Qur'an and hadith.
Keywords: Modernism; Muhammadiyah; Islamic Law Development; Reformism.
ÂAbstrak
Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi terbesar di Indonesia, mempunyai andil yang cukup cukup besar dalam pembinaan hukum Islam di Indonesia. Muhammadiyah merupakan organisasi keagamaan yang modernis dan lahir dengan semangat pembaharuan yang bercorak purifikasi berusaha membersihkan Islam dari unsur budaya lokal yang dianggapnya sebagai bid’ah, tahayul dan khurafat, sehingga peneliti ingin mendeskripsikan pola Muhammadiyah dalam memberikan pembinaan hukum Islam di Indonesia dengan menggunakan penelitian kualitatif yang mana dalam pengumpulan data, peneliti melakukan library research. Peneliti berkesimpulan bahwa modernisme dan reformisme Muhammadiyah dalam pembinaan hukum Islam di Indonesia dilakukan dengan ijtihad sebagai penggalian hukum secara langsung dari al-Qur’an dan hadis. Muhammadiyah melakukan istinbat hukum terhadap masail diniyah kontemporer melalui lembaga Majelis Tarjih, untuk menggali hukum secara langsung dari al-Qur’an dan hadis.
Kata Kunci: Modernisme; Muhammadiyah; Pembinaan Hukum Islam; Reformisme.
References
Ali, Muhammad Daud. “Pengembangan Hukum Islam Dan Yurisprudensi Peradilan Agama.†Mimbar Hukum, no. 12 (1994).
Bisri, Hasan. Peradilan Islam Dalam Tatanan Masyarakat Indonesia. Remaja Rosdakarya, 1997.
Donohue, John J, and John L Esposito. “Islam Dan Pembaharuan; Ensiklopedi Masalah-Masalah, Terj.†Machnun Husein. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1995.
Jazuli, A, and Ilmu Fiqh. “Sebuah Pengantar.†Cet. I, n.d.
Mudzhar, Muhammad Atho. “Fatwa Majelis Ulama Indonesia: Tinjauan Legalitas Syar’I Dan Politis.†Dalam Pesantren. Nomor 2 (n.d.).
Mughni, Syafiq. “Muhammadiyah Dan Pemikiran Keagamaan: Reorientasi Wawasan Dan Implementasi Untuk Aksi.†Muhammadiyah Menyongsong Abad 21 (n.d.).
Noer, Deliar. Gerakan Moderen Islam Di Indonesia, 1900-1942. LP3ES= Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial, 1982.
Saidah, Saidah. “Pengaruh Faktor Sosial Budaya Terhadap Produk Pemikiran Hukum Islam.†DIKTUM: Jurnal Syariah Dan Hukum 14, no. 2 (2016): 214–21.
Sani, Abdul. “Lintasan Sejarah Pemikiran Perkembangan Modern Dalam Islam.†Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1998.
“View of TAQNĪN AL-AHKĀM (Telaah Sejarah Legislasi Hukum Perdata Islam Dalam Hukum Nasional Indonesia).†Accessed December 6, 2021. http://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/ulumuna/article/view/3957/2849.
Wahid, Marzuki. “Rumadi, Fiqh Mazhab Negara.†Yogyakarta: LkiS, 2001.
Yafie, Ali. Menggagas Fiqih Sosial: Dari Soal Lingkungan Hidup, Asuransi Hingga Ukhuwah. Mizan, 1994.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a  Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

