Budaya Literasi dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa di Sekolah Menengah Pertama Zainuddin Waru Sidoarjo
Abstract
Pendidikan merupakan usaha untuk mewariskan nilai-nilai budaya dari dalam satu generasi ke generasi berikutnya secara turun-temurun, agar nilai-nilai budaya dalam suatu negara dapat berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan tidak dapat dipisahkan dengan nilai-nilai budaya yang diwariskan melalui proses belajar. Pendidikan dan literasi merupakan dua hal yang sangat penting. Budaya literasi adalah kegiatan dalam melakukan kebiasaan berfikir diikuti oleh sebuah proses membaca, menulis yang pada akhirnya apa yang dilakukan dalam proses tersebut dapat menghasilkan suatu karya yang baru. Dengan adanya kreativitas belajar, siswa dapat menciptakan suatu karya yang baru dan dapat berguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya literasi dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa sudah berjalan dengan baik. Hal ini dapat diterapkan dengan cara siswa melakukan kegiatan literasi di pagi hari yang dikenal dengan istilah “Literacy Minutesâ€. Adapun fasilitas yang ada di sekolah sangat mendukung dan memadahi seperti adanya buku student diary siswa, perpustakaan, papan mading dll. Siswa juga dapat menciptakan kreativitas belajarnya melalui hasil karya yang berupa kumpulan cerpen, puisi, novel dll yang dicetak berupa buku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan fenomologi. Sebagai data primer sumber data berasal dari informan yang terpilih, diantaranya kepala sekolah, staff kurikulum, guru dan siswa. Sebagai data sekunder berupa buku, dan jurnal yang relevan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan mereduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan atau verifikasi.
References
Astuti, Mardiah. (2020) Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta: Deepublish Publisher.
Buan, Yohana Alfiani Ludo. (2020) Guru dan Pendidikan Karakter (Sinergitas Peran Guru dalam Menanamkan Nila-Nilai Pendidikan Karakter di Era Milenial). Jawa Tengah: Penerbit Adab.
Budiarti, Yesi. (2015) ‘Pengembangan Kemampuan Kreativitas dalam Pembelajaran IPSI’, Jurnal Promosi Vol. 3 No. 1.
Kantun, Wayan. (2022) Pengembangan Jati Diri. Bogor: IPB Press.
Khafidlin. (2016) Membumikan Literasi di Sekolah: Akselerasi Kualitas Diri Melalui Gemar Membaca. Yogyakarta: Lembaga Ladang Kata.
Nuraini, Yuliani dkk. (2019) Memacu Kreativitas Melalui Bermain: Pembelajaran Anak Usia Dini. Jakarta: Bumi Aksara.
Ridwan, Nurul Haeriyah dan Nurlinda. (2022) Monograf Manajemen Pendidikan Islam Saran Prasarana Pesantren Menuju Manajemen Lembaga Pendidikan Islam Modern. Yogyakarta: Jejak Pustaka.
Rifa’i, Ahmad Yasir dkk. (2020) 28 Cara Senang Belajar Matematika. Magelang: Pustaka Rumah C1nta.
Sangid, Ahmad dan Muhdi, Ali. (2020) Budaya Literasi Pesantren. Yogyakarta: Pustaka Ilmu Group.
Wahyuni, Mei dkk. (2022) Pojok Literasi Sebagai Kreativitas Siswa dalam Pengembangan Bakat melalui Mading Sekolah. Jurnal Lepalepa Open Vol 2 No 4.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ainur Rosyidah Anun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.