KEMATANGAN BERAGAMA SISWA SEBUAH SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KABUPATEN BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.30863/aqym.v6i1.4121Abstract
Idealnya seseorang yang telah masuk masa dewasa secara fisik diikuti oleh kedewasaan dalam beragama. Namun faktanya, seseorang yang masuk masa remaja menyadari bahwa fisik mereka sudah masuk fase dewasa tapi secara pemikiran dan perilaku berragama masih merasa seorang anak yang meminta untuk banyak dimaklumi setiap kekeliruannya. Hal itu dikarenakan perubahan yang sangat mendadak yang dialami sehingga remaja pada masanya masih dalam tahap berusaha menemukan identitas dirinya. Latar belakang tersebut menjadi pendorong peneliti untuk menkaji secara statistik deskrptif sejauh mana tingkat kematangan siswa sebuah sekolah menengah kejuruan yang tentunya diisi oleh anak-anak remaja yang telah dewasa secara fisik. Penelitian ini dilakukan dengan cara menebar angket kepada partisipan yang merupakan bagian dari siswa sebuah sekolah menengah kejuruan di Indonesia. Dengan harapan hasil penelitian ini memberi informasi berharga untuk penelitian lanjutan dalam membentuk pribadi remaja kalangan siswa sekolah menengah kejuruan yang tidak hanya dewasa secara fisik tapi juga dewasa atau matang dalam beragama.Â
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.