IMPLEMENTASI EDM DAN E-RKAM DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MI TERPADU AL HUSNA KLATEN
DOI:
https://doi.org/10.30863/ajmpi.v13i1.3381Keywords:
EDM, e-RKAM, mutu pendidikanAbstract
Implementasi EDM dan e-RKAM merupakan hal yang sangat penting untuk peningkatan mutu disebuah lembaga Pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana informasi yang diperoleh dari observasi dan wawancara yang dideskripsikan dalam bentuk narasi tulisan sebagai temuan di lapangan yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang implementasi serta peningkatan mutu pendidikan melalui EDM dan e-RKAM di MI Terpadu Al Husna. Implementasi EDM dan e-RKAM di lakukan dengan mengevaluasi diri madrasah melalui pemeriksaan mutu dari dalam madrasah dengan menyesuaikan kondisi dengan sistem instrumen yang ada. Hasil penelitian menggambarkan impelemtasi EDM dan e-RKAM di MI Terpadu Al Husna telah dilaksanakan dengan baik dan terarah. Penyusunan e-RKAM diprioritaskan berdasarkan hasil rekomendasi dari EDM yang telah dilaksanakan oleh tim penjaminan mutu madrasah. Ada kendala dalam pelaksanaan implementasi yaitu keterbatasan sarana dan prasarana, batasan waktu, sistem dan instrumen EDM yang berbasis online. Faktor pendukung adalah adanya dukungan dari pengawas madrasah dan Yayasan, terjalinya koordinasi yang baik antar kepala madrasah, adanya komunikasi dan kepedulian antar warga madrasah. Manfaat Implementasi EDM adalah untuk mengetahui sejauh mana kekurangan dan kelebihan madrasah, serta mutu madrasah yang akan diselaraskan dalam penyusunan e-RKAM agar sesuai dengan kondisi sebenarnya.
References
Arifin. (2014). Evaluasi pembelajaran, prinsip, teknik dan prosedur. Remaja Rosdakarya.
Husain, H. (2021). Upaya membantu guru membuat e-ulangan melalui metode SHOPING menggunakan whatsapp. Indonesian Journal of Educational Development, 1, 544–555. https://doi.org/10.5281/zenodo.4559684
Istikomah, I. (2018). Strategi Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru. NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 5(2), 26–53. https://doi.org/10.51311/nuris.v5i2.107
Kemendikbud. (2016). Menteri pendidikan dan kebudayaan republik indonesia.
Munadi, M., & Umar. (2022). Buku Manajemen Madrasah_teori_Riset_Praktik_Munadi-Umar.pdf. PT Elex Media Komputindo.
Oktaviani, R., & Fatmariza, F. (2018). Implementasi Program Keluarga Harapan dalam Pengentasan Kemiskinan di Pesisir Selatan. Journal of Civic Education, 1(2), 123–132. https://doi.org/10.24036/jce.v1i2.208
Rusman. (2012). Pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Raja Grafindo Persada.
Sa’idu, N. (2021). Implementasi Aplikasi Edm Dan E-Rkam Dengan Menggunakan Aplikasi G-Suite for Education Pada Madrasah Sasaran Proyek Realizing Education’S Promise-Madrasah Education Quality Reform (Rep-Meqr) Ibrd Loan Number: 8992-Id Th.2020-2024. STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran, 1(2), 193–199. https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.598
Safira, D. (2021). Strategi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Penguatan Softkill (Studi Kasus Di Sdit Bayyinah Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh) Tesis. 19710006.
Wahab. (2017). Implementasi evaluasi diri madrasah dalam upaya penguatan manajemen pendidikan di MTs Negeri Surabaya 1. UIN Sunan ampel surabaya, 17–44.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.