PERAN PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM MEMBERIKAN PEMAHAMAN MODERASI AGAMA PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN BONE
DOI:
https://doi.org/10.30863/jbpi.v1i1.3366Keywords:
Penyuluh Agama Islam, Moderasi BeragamaAbstract
Menjadi Penyuluh Agama Islam merupakan pilihan profesi yang sangat membanggakan. Disebabkan karena selain memenuhi kewajiban agama untuk mengajak pada kebaikan dan melarang dari kemungkaran atau sering diistilahkan amar makruf nahi mungkar, juga untuk memenuhi tugas kedinasan sebagai Pegawai Kementerian Agama yang diberi tugas dan wewenang penuh untuk melaksanakan bimbingan dan penyuluhan agama serta konsultasi dan pembangunan dengan bahasa agama di tengah-tengah masyarakat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jabatan sebagai Penyuluh Agama Islam ini merupakan penghargaan dari pemerintah kepada tokoh-tokoh agama dengan harapan mereka dapat berperanserta mensukseskan program-program pemerintah dalam pembangunan di bidang agama. Dengan demikian, keberadaan Penyuluh Agama Islam di tengah-tengah masyarakat ini sangat signifikan dan diperlukan. Penyuluh Agama Islam menjadi inspirator, motivator, stabilisator, dan dinamisator pembangunan di tengah-tengah masyarakat dengan bahasa agama Islam. Hal ini disebabkan karena pembangunan nasional bangsa Indonesia bukan hanya dimensi fisik-material, tetapi harus diimbangi juga dengan pembangunan mental-spritual. Sebagaimana dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya disebutkan “Bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesiaa Rayaâ€. Dalam lagu ini terdapat bahasa bangunlah jiwanya di sinilah pentingnya peran dan fungsi Penyuluh Agama Islam untuk membangun jiwa spiritual masyarakat Indonesia yang agamis dan moderat. Peran dan fungsi Penyuluh Agama Islam untuk membangun jiwa keagamaan masyarakat yang moderat sangat dibutuhkan. Karena ancaman bangsa Indonesia sekarang ini adalah maraknya paham-paham keagamaan yang radikal dan liberal yang dapat memecah-belah umat Islam bahkan akan menghancurkan suatu bangsa.Â
References
Abdul Rohman, Dudung dan Firman Nugraha. Menjadi Penyuluh Agama Profesional Analisis Teoritis dan Praktis. Cet. I; Bandung: LEKKAS, 2017
Aḥmad Ibn Muḥammad Ibn Ḥanbal, Musnad al-ImÄm Aḥmad Ibn Ḥanbal (Bab. Musnad ‘Abdullah ibn 'AmrÅ« ibn Al 'Āṣ -Hadis No. 6467) dalam CD. Room Lidwa Pusaka i-Sofware
Aḥmad Ibnu Muḥammad Ibnu Ḥanbal, Musnad al-ImÄm Aḥmad Ibn Ḥanbal (Bab. Musnad ‘Abdullah ibn 'AmrÅ« ibn Al 'Āṣ; Juz XIV. Hadis No. 6467), H.5 “Program al-Maktabah al-SyÄmilah†Ver. 2.2.1. http:WWW.shamela.ws.
Dahlan, Sitti Salmiah. Rihlah Ilmiah AGH. Muhammad As’ad dari Haramain ke Wajo Celebes. Cet. III; Jakarta: Rabbani Press dan TICI, 2005
Kementerian agama RI., Alqur’an dan Terjemahnya. Cet. XX; CV Diponegoro: Bandung, 2011
Khazanah Aswaja: Memahami, Mengamalkan, dan Mendakwahkan Ahlussunnah wal Jama’ah. Cet. I; Surabaya: Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur, 2016
M. Sabit AT. Dakwah Moderasi Anregurutta K.H. Muhammad As’ad Al-Bugisi. Cet. I; Sengkang: Lampena Intimedia, 2015
M. Sewang, Ahmad. Islamisasi Kerajaan Gowa (Abad XVI sampai Abad XVII. Cet. II; Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005
Majid Khon, Abdul. Hadis Tarbawi, Hadis-hadis Pendidikan. Cet. II; Jakarta: Kencana, 2014
Mattulada. Agama dan Perubahan Sosial. Ed. I, Cet. 2; Jakarta: RajaGrafindo Persada, 1996
Sukmadinata, Nana Saodih. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset, 2006
Infroman Kunci:
Firman Ahmad, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone
Syahltut, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Cina Kabupaten Bone
Sri Meliana, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with La Tenriruwa: Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.