WHO IS LIABLE FOR MEDICINE CONTAINING TOXIC CHEMICALS BASED ON THE CONSUMER PROTECTION LAW

Suwinto Johan* -  President University, Indonesia
Citra Rahayu -  President University, Indonesia

DOI : 10.30863/ekspose.v22i1.3253

The relationship between producer and consumer is not limited to buying and selling transactions only. But the producer is responsible until the product usage by the consumer. The producer sells a variety of products. It might be anything from simple items to ones that risk the lives of consumers. The producer is responsible for the effects that will raise from consumption of the product. The purpose of this study is to examine the medical/medicine producer's responsibility for the impacts on consumer poisoning. The study used normative juridical research methods. The conclusion of the study is the producer must bear responsibility for contaminating manufactured medicines. The producer accountability is in the form of compensate the consumer. These things have been managed in the Consumer Protection Act. If the producer received contaminated raw materials from the suppliers, so the producer can send these raw materials back to the supplier. A fraud penalty may be imposed on the supplier if they mix or provide the incorrect kind of raw material that doesn't fit the order. However, the producer still got to send these raw materials back.

Keywords
Consumer Protection; Defective Product; Responsibility
  1. Abdulahanaa, A. (2016). Makelar Kasus dalam Kajian Filosofis Normatif Hukum Islam. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 10(2), 201-216.
  2. Adi Putra, I. M. P., Putu Budiartha, D. I. N., & Sri Astiti, N. G. K. (2021). Pertanggungjawaban Pihak Gojek Atas Kerugian yang Diderita Konsumen dalam Hal Penyelenggaraan Pengangkutan Barang. Jurnal Konstruksi Hukum, 2(1), 92–96. https://doi.org/10.22225/jkh.2.1.2975.92-96
  3. Dwi, N., Njatrijani, R., & Saptono, H. (2019). Tanggung Jawab Perusahaan Penerbangan Air Asia Terhadap Keselamatan Dan Keamanan Penumpang Qz - 8501 Ditinjau Dari Konvensi Montreal. Diponegoro Law Journal, 8(4), 2626–2640.
  4. Faisal, F., & Istiqamah, I. (2021). Hubungan Hukum Produsen Dengan Konsumen Retail Goods. Alauddin Law Development Journal (ALDEV), 3(1), 1–19. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/aldev.v3i1.13012
  5. Farkhan, N., & Witasari, A. (2021). Tanggung Jawab Perusahaan Pengiriman Barang Terhadap Kerugian Konsumen Akibat Hilang, Rusak dan Tertukarnya Barang Di PT. Pos Indonesia Kota Tegal. Prosiding Konstelasi Ilmiah Mahasiswa …, 5, 16–35. Retrieved from http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/kimuh/article/view/17893
  6. Ferdian, M. (2020). Perlindungan Konsumen Atas Kehilangan atau Kerusakan Barang Bagasi Transportasi Udara. Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, 11(1), 40–52.
  7. Fithri, B. S., Munthe, R., & Lubis, A. A. (2021). Asas Ultimum Remedium/The Last Resort Principle Terhadap Pelaku Usaha dalam Hukum Perlindungan Konsumen. DOKTRINA: JOURNAL OF LAW, 4(1), 69–84. https://doi.org/10.31289/doktrina.v4i1.4918
  8. Johan, S. (2022). Sanksi Administratif Denda Pendekatan Laporan Keuangan Atas Pelanggaran Persaingan Usaha Tidak Sehat. Masalah-Masalah Hukum, 51(1), 20–28. https://doi.org/10.14710/mmh.51.1.2022.20-28
  9. Kevin Patria, D. K., & Putra Ariana, I. G. (2020). Tanggung Jawab Perusahaan Jasa Ekspedisi Terhadap Kerusakan Barang Kiriman Milik Konsumen (Studi Pada Ninja Xpress). Kertha Semaya : Journal Ilmu Hukum, 8(9), 1366. https://doi.org/10.24843/ks.2020.v08.i09.p07
  10. Ksatriagana, A. A. N. G. L., & Utama, I. M. A. U. (2020). Tanggung jawab Perusahaan terhadap Konsumen atas rusaknya barang yang dikirim melalui jasa pengiriman barang di kota Denpasar. Jurnal Kertha Negara, 8(5), 47–58.
  11. Magang Merdeka. (2022). Breaking News, Ini 91 Daftar Obat Sirup yang Dikonsumsi Korban Gagal Ginjal Akut. Tempo.Co.
  12. Marzuki, M. P. (2017). Penelitian Hukum: Edisi Revisi (Revisi). Retrieved from https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1409842
  13. Nasution, H. R., Purba, H., Harianto, D., & Siregar, M. (2018). Tanggungjawab Pelaku Usaha Atas Perbuatan Karyawan Yang Mengakibatkan Kerugian Konsumen. USU Law Journal, 6(5), 29–35.
  14. Noviansah, W. (2022a). Bareskrim Periksa 2 Perusahaan Farmasi Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut. Detik.Com. Retrieved from https://news.detik.com/berita/d-6374703/bareskrim-periksa-2-perusahaan-farmasi-terkait-kasus-gagal-ginjal-akut
  15. Noviansah, W. (2022b). Polri Periksa Obat Sirop yang Ditarik BPOM di Kasus Gagal Ginjal Akut. Detik.Com. Retrieved from https://news.detik.com/berita/d-6374761/polri-periksa-obat-sirop-yang-ditarik-bpom-di-kasus-gagal-ginjal-akut
  16. Pernando, N., Azheri, B., & Fauzi, W. (2021). Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Atas Kerusakan Barang Pengguna Jasa Pengiriman Angkutan Online. Soumatera Law Review, 4(1), 135–149.
  17. Pinandhita, V. (2022). BPOM Pastikan Sirup Obat Batuk Penyebab Gagal Ginjal di Gambia Tak Terdaftar di Indonesia. Detik.Com. Retrieved from https://nasional.kompas.com/read/2022/10/17/09483401/bpom-pastikan-sirup-obat-batuk-penyebab-gagal-ginjal-di-gambia-tak-terdaftar
  18. Ranto, R. (2019). Tinjauan Yuridis Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Transaksi Jual Beli Melalui Media Elektronik. Jurnal Ilmu Hukum: ALETHEA, 2(2), 145–164. https://doi.org/10.24246/alethea.vol2.no2.p145-164
  19. Rusli, T. (2012). Tanggung Jawab Produk dalam Perlindungan Konsumen. Pranata Hukum Jurnal Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung, 7(1), 79–89.
  20. Siregar, A. S., Iriansyah, & Afrita, I. (2021). Tanggungjawab Hukum Pelaku Usaha Jasa Pengiriman Barang Terhadap Kerugian Konsumen. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(7), 239802408. https://doi.org/10.31604/jips.v8i7.2021.2398-2408
  21. Yuliana, T. (2022). erlindungan Hukum Terhadap Penumpang Pesawat Atas Keterlambatan Penerbangan ( Flight Delayed ). Disiplin : Majalah Civitas Akademika, 28(2), 99–108. https://doi.org/doi.org/10.5281/zenodo.7066354

Full Text:
Article Info
Submitted: 2022-11-15
Published: 2023-06-06
Section: Articles
Article Statistics: 34 7