Ethnosains dalam pembelajaran berbasis content local genius (Gamelan Bali)

Ketut Sri Kusuma Wardani* -  Universitas Mataram, Indonesia

DOI : 10.30863/ekspose.v1i1.1378

Ethnoscience is a science learning technique that uses cultural goods to teach local wisdom (regional culture) as an object of study. Based on local genius material, this study aims to classify artifacts and scientific activities that can be found in science learning (gamelan bali). Observation and curriculum analysis activities in grade IV SD Negeri 34 Cakranegara provided the research results. First, the Balinese gamelan instruments (gong/kempur, gangsa, ceng ceng, kendang, rindik, tektekan, kul-kul, suling) were studied. Second, the sensory material of listening, vibrations, waves, sounds, resonances, sound propagation, sound reflection, and the sonar system are IPA artifacts that can be recognized, and their use is linked to local genius content (Balinese gamelan). Third, science learning activities such as studying and recognizing science objects, searching for patterns of relationships with local community activities, and providing student worksheets are available.

Etnosains merupakan suatu pendekatan pembelajaran IPA yang mengimplementasikan kearifan lokal (budaya daerah) tertentu sebagai objek pembelajan menggunakan produk budaya tertentu. Penelitan ini bertujuan untuk mengidentifikasi objek dan aktivitas sains yang dapat ditemukan pada pembelajaran IPA berbasis content local genius (gamelan bali). Data penelitian didapatkan melalui kegiatan observasi dan kajian kurikulum pada siswa kelas IV SD Negeri 34 Cakranegara. Hasil penelitian adalah Pertama, alat kesenian gamelan bali (gong/kempur, gangsa, ceng ceng, kendang, rindik, tektekan, kul-kul, suling). Kedua, objek IPA yang dapat diidentifkasi adalah materi indera pendengaran, getaran, gelombang, bunyi, resonansi, cepat rambat bunyi, pemantulan bunyi, serta sistem sonar dan pemanfaatannya berkaitan dengan content local genius (gamelan bali). Ketiga, aktivitas belajar IPA yang dapat dilakukan dengan mengamati dan mengidentifikasi objek IPA, mencari pola hubungan dengan aktivitas masyarakat setempat, dan presentasi hasil lembar kerja siswa.

Keywords
Ethnosains; Content Local Genius; Balinese Gamelan; Objects Science, Activities Science
  1. Afifah, R. N. 2015. Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Ilmu Pengetahuan Alam Berbasis Metode Percobaan. Universitas PGRI Yogyakarta.
  2. Arfianawati, S., dkk. 2016. Model Pembelajaran Kimia Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pengajaran MIPA. Volume 21, Nomor 1, April 2016, hlm. 46-51.
  3. Kemendikbud. 2013. Pendekatan Scientific (Ilmiah) dalam Pembelajaran. Jakarta: Pusbangprodik.
  4. Meliono, I. 2011. Understanding the nusantara thought and local wisdom as an aspect of the Indonesian education. International Journal for Historical Studies. 2(2): 221-234.
  5. Munandar, U. 2009. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta : Rineka Cipta
  6. Rahayu, W. E., & Sudarmin. 2015. Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Etnosains Tema Energi dalam Kehidupan untuk Menanamkan Jiwa Konservasi Siswa. Unnes Science Education Journal, Vol. 4, No. 2, hlm. 920-926.
  7. Sadia, I W. 2014. Model-model pembelajaran sains konstruktivistik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  8. Suastra, I W. 2010. Model pembelajaran sains berbasis budaya lokal untuk mengembangkan kompetensi dasar sains dan nilai kearifan lokal di SMP. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran. 43(2): 8-16.
  9. Suastra, I W. 2015. The effectiveness of local culture-based physics model of teaching in developing physics competence and national character. Proceeding of International Conference on Research, Implementation and Education of Mathematics and Sciences 2015. Yogyakarta: Yogyakarta State University.
  10. Suparno, P. 2005. Filsafat konstruktivisme dalam pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.
  11. Wardani, K.S.K. 2016. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu dengan Setting Inquiry Laboratorium Bermuatan Content Local Genius untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Sains Siswa SMP. Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016. ISBN 978-602-6428-00-4.
  12. Wardani, K.S.K. 2020. Efektivitas Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw II Bermuatan Content Local Genius untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Sains Siswa. Jurnal Elementary: Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar, Vol. 3, No. 1, hlm. 32-36.
  13. Wardani, K. S. K., dkk. 2020. The Effect of Problem Based Learning Model with Character Education on Science Process Skills. In 1st Annual Conference on Education and Social Sciences (ACCESS 2019) (pp. 298-301). Atlantis Press.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2021-05-05
Published: 2021-08-12
Section: Artikel
Article Statistics: 88 173