PENGEMBANGAN MI MUHAMMADIYAH REJANG LEBONG MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU

Tiara Meyu Aulia* -  Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup, Indonesia
Rafia Arcanita -  Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup, Bengkulu, Indonesia
Muhammad Taqiyuddin -  Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup, Bengkulu, Indonesia

DOI : 10.30863/didaktika.v14i1.781

Teachers’ professionalism in educational institutions is of very importance because it is impossible that learning will run well and obtain satisfactory results if the teachers are not professional. Professionalism is even the key to the development of educational institutions in order to be able to run well. How is the portrayal of the development of MIM 10 Karang Angar? To answer this question, this study was conducted using a qualitative approach. The data were collected by means of observation, interviews and documentation techniques. This study concluded that the effort made by the regional leader of Muhammadiyah 10 Rejang Lebong in developing this educational institution was by restructuring the school ranging from the school principal to competent teachers in terms of both educational qualifications and teaching experiences. This breakthrough has a positive impact on the quality of learning and development of the school until present.

Keywords: Institutional development, teache’’s professionalism, quality of  education.

  1. Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).
  2. Asri, N. (2018). Sikap Profesional dan Etos Kerja Guru dalam Peningkatan Efektivitas Kerja. Inspiratif Pendidikan, 7(2), 407–420.
  3. Basri, H. (2019). Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Studi Pada PPMG Dinas Pendidikan Aceh). Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 9(1), 108–134.
  4. Cahyono, H. (2016). Pola pengembangan pendidikan karakter siswa (Sebuah studi di SDN 1 Polorejo). Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(2), 5–12.
  5. Dirman, D., & Juarsih, C. (2014). Teori Belajar dan Prinsip-prinsip Pembelajaran yang Mendidik. Jakarta: Rineka Cipta.
  6. Fatihah, F., Ibrahim, M. M., & Azisah, S. (2019). Pengaruh Kompetensi Profesional dan Kedisiplinan Guru Terhadap Kinerja Guru pada Madrasah Tsanawiyah di Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Manajemen Pendidikan, 14(1), 45–51.
  7. Ginanjar, M. H., Assurur, M., Wahidin, U., & Priyatna, M. (2018). Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Pengaruhnya Terhadap Peningkatan Pedagogik Guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 3 Karawang Jawa Barat. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(02), 207–232.
  8. Gumilang, G. S. (2016). Metode penelitian kualitatif dalam bidang bimbingan dan konseling. Jurnal Fokus Konseling, 2(2).
  9. Hafid, M. (2017). Pengaruh Motivasi dan Kompetensi Guru Terhadap Kinerja Guru Sekolah dan Madrasah di Lingkungan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 1(2), 293–314.
  10. Hamalik, O. (2008). Pendekatan Kompetensi Guru. Jakarta: Rineka Cipta.
  11. Hambali, M., & Luthfi, M. (2017). Manajemen kompetensi guru dalam meningkatkan daya saing. Journal of Management in Education, 2(1), 10–19.
  12. Hasanah, H. (2017). Teknik-teknik observasi (sebuah alternatif metode pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial). At-Taqaddum, 8(1), 21–46.
  13. Helmi, J. (2015). Kompetensi Profesionalisme Guru. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 7(2), 318–336.
  14. Huda, M. N. (2017). Konsep Manajemen Kelas Akselerasi. Ta’dibi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 55–77.
  15. Idris, S., & Tabrani, Z. A. (2017). Realitas Konsep Pendidikan Humanisme dalam Konteks Pendidikan Islam. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 3(1), 96–113.
  16. Jasman, J. (2017). Kompetensi Sosial Kepala Madrasah Dan Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam. BELAJEA: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 181–214.
  17. Jaya, I. (2019). Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam dalam Meningkatkan Daya Saing di Era Modern (Studi Kasus di SD IT Baitul Izzah Kota Bengkulu). Annizom, 4(3).
  18. Kanca, I. N. (2017). Pengembangan Profesionalisme Guru Penjasorkes. Seminar Nasional Profesionalisme Tenaga Profesi PJOK, Pendidikan Olahraga Pascasarjana UM, 1–14.
  19. Masrukhi, M., Rachman, M., & Suyahmo, S. (2018). Pengembangan Kepribadian Guru Berwawasan Nasionalisme di SMA N Dempet dan SMK N 2 Demak. Rekayasa: Jurnal Penerapan Teknologi Dan Pembelajaran, 16(1), 95–104.
  20. Mubarak, F. (2015). Faktor dan Indikator Mutu Pendidikan Islam. Management of Education, 1, 10–18.
  21. Mukti, M. A. (2017). Profesionalisme Guru Dalam Pembelajaran. AT-Ta’DIB: Jurnal Kependidikan Dan Keagamaan, 1(1), 41–55.
  22. Mulyani, F. (2017). Konsep Kompetensi Guru dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen (Kajian Ilmu Pendidikan Islam). Jurnal Pendidikan UNIGA, 3(1), 1–8.
  23. Mumtahanah, N. (2015). Pengembangan Sistem Pendidikan Pesantren dalam Meningkatkan Profesionalisme Santr. Al Hikmah: Jurnal Studi Keislaman, 5(1), Article 1. https://doi.org/10.36835/hjsk.v5i1.518
  24. Murni, M. (2018). Manajemen Kelas (Suatu telaah konseptual Dalam PeningkatanMutu Pembelajaran). Jurnal Mimbar Akademika, 2(1), 21–36.
  25. Mustofa, A. (2019). Pengembangan Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Atas Primaganda Jombang. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 111–138.
  26. Nasional, D. P. (2008). Kamus besar bahasa Indonesia.
  27. Nurdin, S., & Usman, M. B. (2003). Guru profesional & implementasi kurikulum. Ciputat Pers.
  28. Nuriyah, N. (2016). EVALUASI Pembelajaran: Sebuah Kajian Teori. Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 3(1), Article 1. https://doi.org/10.24235/edueksos.v3i1.327
  29. Parnawi, A. (2018). Kompetensi Sosial Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Prestasi Siswa. FENOMENA, 10(1), 27–40.
  30. Purnama, Y., & Sembiring, B. (2017). Pengaruh Iklim Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru di SMK Negeri 1 Kota Jambi. SJEE: Scientific Journals of Economic Education, 1(1), 100–112.
  31. Ratna Dewi, E. (2018). Metode Pembelajaran Modern Dan Konvensional Pada Sekolah Menengah Atas | Dewi | PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran. https://ojs.unm.ac.id/index.php/pembelajar/article/view/5442
  32. SAKINAH, M. (2017). Hubungan Profesionalisme Guru Dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 10 Metro Timur.
  33. Saldaña, J. (2015). The coding manual for qualitative researchers. Sage.
  34. Saldaña, J., & Omasta, M. (2016). Qualitative research: Analyzing life. Sage Publications.
  35. Samsuri, S. A. (2018). Profesionalisme Guru dalam Perspektif Al-Qur’an. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 21(1), 123–141.
  36. Sarumaha, S. (2019). Pengaruh Motivasi Kerja Dan Profesionalisme Guru Terhadap Kinerja Guru di SMP Swasta Kristen BNKP Teluk Dalam. Jurnal Education And Development, 7(4), 343–343.
  37. Sastrawan, K. B. (2016). Profesionalisme Guru Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pembelajaran. Jurnal Penjaminan Mutu, 2(2), 65–73.
  38. Sengeda, M. A., & Usman, N. (2017). KInerja Guru Sertifikasi dalam Pembelajaran di SMA Negeri 2 Takengon Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Administrasi Pendidikan: Program Pascasarjana Unsyiah, 5(2).
  39. Sinambela, L. P. (2017). Profesionalisme Dosen Dan Kualitas Pendidikan Tinggi. Jurnal Sosial Dan Humaniora, 2(4).
  40. Slamet, M. I. S. (2017). Manusia Sebagai Makhluk Pedagogik: Pandangan Islam dan Barat. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 11(1), 32–44.
  41. Sopandi, A. (2019). Pengaruh Kompetensi Profesional dan Kompetensi Kepribadian Terhadap Kinerja Guru. Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 2(2), 121–130.
  42. Sulaiman, S. (2019). Hakikat Manusia Sebagai Pendidik dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam. Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(1), 91–99.
  43. Sulfemi, W. B. (2019). Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Berbantu Media Miniatur Lingkungan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS. Edunomic: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 7(2), 73–84.
  44. Sumarni, S. (2020). Implementasi Kompetensi Kepribadian Guru Mata Pelajaran Agama Islam dalam Meningkatkan Akhlak Mulia Siswa pada Madrasah Aliyah Negeri 2 Watampone. AL-QAYYIMAH: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 1–14.
  45. Toatubun, F. A., & Rijal, M. (2018). Professionalitas dan Mutu Pembelajaran. Uwais Inspirasi Indonesia.
  46. Toha, S. M. (2018). Pelaksanaan Metode Active Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 79–93.
  47. Warsah, I., & Uyun, M. (2019). Kepribadian Pendidik: Telaah Psikologi Islami. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 5(1), 62–73.
  48. Yanuartri, D., Jufri, A. W., & Syuaib, M. Z. (2016). Kontribusi Partisipasi Orangtua Dan Kompetensi sosial guru terhadap mutu pendidikan di sekolah dasar gugus 01 kecamatan ampenan kota mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.29303/jipp.v1i1.8
  49. Zakiah, S., & Ainiyah, Q. (2019). Kompetensi Kepribadian Guru dalam Kitab Adab Al-‘Alim Wa Al Muta’alim dalam Perspektif Permendiknas No. 16 Tahun 2007. Al-Idaroh: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 42–49.
  50. Zulfikar, V. A. (2019). Pengaruh Kompetensi Dan Komitmen Terhadap Kinerja Guru Honorer. Majalah Bisnis Dan IPTEK, 12(1), 47–58.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2020-06-13
Published: 2020-09-04
Section: Artikel
Article Statistics: 100 128