Pentingnya Pola Komunikasi Orang Tua Terhadap Perkembangan Pubertas Remaja

Baharuddin Baharuddin* -  , Indonesia

DOI : 10.30863/annisa.v12i1.455

Remaja dan orang tua memiliki keterkaitan yang dapat dibentuk dari adanya interaksi dan perilaku yang dimiliki oleh keduanya. Kesiapan remaja dipengaruhi oleh komunikasi orang tua, tingkat pengetahuan dan jumlah sumber informasi. Oleh karena itu, diperlukan perhatian, pengasuhan, perhatian dan komunikasi yang optimal dari orang tua untuk meluruskan persepsi anak agar anak tidak takut pada masa pubertas. Keluarga lebih mengoptimalkan dalam memfasiliasi tugas perkembangan keluarga seperti menjaga komunikasi yang terbuka antara orang tua dengan remaja, memberikan kebebasan yang bertanggung jawab pada remaja untuk aktifitas sehari-sehari baik dalam keluarga maupun dalam masyarakat. Pada anak perempuan pubertas terjadi pada usia 8 tahun sedangkan anak laki-laki terjadi pada usia 9 tahun. Faktor genetik, nutrisi, dan faktor lingkungan lainnya dianggap berperan dalam pubertas. Perubahan fisik yang terjadi pada periode pubertas ini juga diikuti oleh maturasi emosi dan psikis. Secara psikososial, pertumbuhan pada masa remaja (adolescent) dibagi dalam 3 tahap yaitu early, middle, dan late adolescent.

Teenagers and parents have a relationship that can be formed from the interaction and behavior possessed by both. Adolescent readiness is influenced by parental communication, level of knowledge and the number of sources of information. Therefore, optimal attention, care, attention and communication are needed from parents to correct the child's perception so that the child is not afraid during puberty. The family is more optimizing in facilitating family development tasks such as maintaining open communication between parents and adolescents, giving responsible freedom to adolescents for daily activities both within the family and in the community. In puberty girls occur faster than boys. Genetic factors, nutrition, and other environmental factors are considered to play a role in puberty. Physical changes that occur in the puberty period are also followed by emotional and psychological maturation. Psychosocially, adolescent growth is divided into 3 stages: early, middle and late adolescent.

Keywords
komunikasi; orang tua; pubertas; remaja; communication; parents; puberty; a teenager
  1. A Proverawati, Menarche: Menstruasi Pertama Penuh Makna. (Yogyakarta: Nuha Medika, 2009).
  2. Arwani, Komunikasi dalam keperawatan, (Jakarta:EGC, 2003).
  3. Ayed, M.M.A., Thabet, A.M., Esia, E.E.E.R. and Mostafa, N.E.H, Adolescent girls‟ communication with their mothers on sexual and reproductive health matters among secondary and preparatory Schools‟ Students, Journal of American Science, Vol 12, No 7, 2016.
  4. Azwar, Saifuddin, Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007).
  5. Bankole A., Biddlecom A., Guiella G., Singh S. and Zule E. (2007), Sexual behaviour, knowledge and information sources of very young adolescents in four sub-Saharan countries. Afr Journal Reprod Health, Vol 11, pp: 28– 43.
  6. Batubara, Jose RL, Adolescent Development (Perkembangan Remaja), Jurnal Sari Pediatri, Vol. 12, No. 1, Juni 2010.
  7. Cheong, The Eff ect of Early Menarche on the Sexual Behaviors of Korean Female Adolescent. PubMed Journal Annals of Pediatric Endocrinology Metabolsm 2015; 20: 130–135 ISSN: 2287–1292.
  8. Depkes RI, Modul Pelatihan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PPKPR), (Jakarta: Depkes RI, 2007)
  9. Dellemarre-van de Waal HA, van Coeverden SC, Engelbert MT. Factors Affecting Onset Of Puberty. Horm Res 2002;57:15.
  10. Devito, Joseph A , The Interpersonal Communication Book (11th ed.), (Boston: Pearson education, Inc, 2007).
  11. Fajri, Ahmad and Muh. Khairani, Hubungan antara komunikasi ibu-anak dengan kesiapan menghadapi menstruasi pertama (menarche) pada siswi SMP Muhammadiyah Banda Aceh. Jurnal Psikologi Undip, Vol 10, No 02, pp: 133-143, 2011.
  12. Fiona, Parent Adolescent Communication And Adolescent Decision-Making, Journal Of Family Studies, Vol 2, pp: 41-56.
  13. Friedman, Bowden & Jones, Family Nursing: Research, Theory & Practictice 4th Ed. Printice Hall, 2003.
  14. Gunarsa, Psikologi Praktis: Anak, Remaja, Dan Keluarga, (Jakarta: Gunung Mulia, 2004).
  15. Guyton, Arthur C, Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 7. (Jakarta: EGC, 2006).
  16. Hanifah, Faktor yang Mendasari Hubungan Seks Pra Nikah Remaja: studi kualitatif di PKBI Yogyakarta 2000. Tesis tidak dipublikasikan, Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2010.
  17. Haryono, Siap Menghadapi Menstruasi & Menopause, (Yogyakarta: Gosyen Publishing, 2016).
  18. Hidayah, Nur, Hubungan antara Kelekatan Aman terhadap Ibu dengan Kesiapan Remaja Putri Pra-Pubertas Menghadapi Menstruasi Pertama (Menarche). Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga, 2015.
  19. Hurlock, Elizabeth B, Developmental Psychology: A Life Span Approach. (5th Ed). (London: McGraw-Hill Inc, 1991).
  20. Irene H.A. De Goede, Susan J. T. Branje, Wim H. J. Meeus, Developmental Changes in Adolescents’ Perceptions of Relationships With Their Parents, Journal of Youth and Adolescence, 38, pp: 75-88, doi;10.1007/s10964-008-9286-7, 2009.
  21. Kartianom, Kartianom. “Diagnosis Kesalahan Konsep Materi Matematika SMP Berdasarkan Hasil Ujian Nasional Di Kota Baubau.” UNY, 2017.
  22. Kartianom, Kartianom, and Oscar Ndayizeye. “What‘s Wrong with the Asian and African Students’ Mathematics Learning Achievement? The Multilevel PISA 2015 Data Analysis for Indonesia, Japan, and Algeria.” Jurnal Riset Pendidikan Matematika 4, no. 2 (2017): 200–210.
  23. Kusumawati, Prima Dewi, Sepda Ragilia, Nur Widya Trisnawati, Nindya Cahya Larasati , Aning Laorani, Sergio Rodrigues Soares, Edukasi Masa Pubertas pada Remaja, Journal of Community Engagement in Health | Vol. 1 No. 1 March 2018 | pp. 1 – 3 p-ISSN: 2620-3758 | e-ISSN: 2620-3766 DOI: 10.30994/10.30994/vol1iss1pp16.
  24. Marilyn, Keperawatan Keluarga: Teori dan Praktik. Edisi III, ( Jakarta: EGC, 2013).
  25. Mighwar, Muhammad, Psikologi Remaja, (Bandung: Pustaka Setia, 2016).
  26. Pertiwi, Kartika Ratna, Kesehatan Reproduksi Dan Permasalahannya, (Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UNY, Yogyakarta, 2014).
  27. Ramadhaniyati, Pengaruh Komunikasi Ibu Tentang Menstruasi Terhadap Kesiapan Anak Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas V SD N 53 Kubu Raya Tahun 2014, Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, Vol. III, N0. 01, Pp: 39-46.
  28. Rochmania, Bella Kartini Sikap Remaja Putri Dalam Menghadapi Perubahan Fisik Masa Pubertas, Jurnal Promkes, Vol. 3, No. 2 Desember 2015, Pp: 206–217.
  29. Santrock, John W., Remaja, Jilid 1 Edisi 11, (Jakarta: Erlangga, 2007).
  30. Santosa, Raising Children in Digital Era: Pola Asuh Efektif untuk Anak di Era Digital, (Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2015).
  31. Sarwono, Sarlito W, Psikologi Remaja (Jakarta: Rajawali Pers, 2010).
  32. Sarwono, Sarlito Wirawan, Psikologi remaja, PT. Raja Grafindo Persada, (Jakarta. Slameto:2015).
  33. Syatriani, Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kesiapan Remaja Putri Usia Pubertas dalam Menghadapi Menarche di SMPN 2 Tellu Siatting Kab. Bone. Jurnal Ilmiah Kebidanan. Vol. 1 No. 3. ISSN: 2302–1721, 2012.
  34. Sudarsono, Etika islam Tentang Kenakalan Remaja, (Jakarta:PT Rineka Cipta 2005).
  35. Soetjiningsih, Buku Ajar Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya, (Jakarta: KDT, 2004).
  36. Surbakti, EB, Kenalilah Anak Remaja Ada. (Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2008)
  37. Suryadinata, Elvany, Proses Komunikasi Interpersonal Antara Orang Tua Tunggal (Ibu) Dengan Anak Dalam Mempertahankan Intimacy. Jurnal Ekomunikasi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra Surabaya, Vol 4. No. 1, 2016.
  38. Yulifah, R. dan Yuswanto, Komunikasi dan konseling dalam kebidanan, (Jakarta: Salemba Medika, 2009).
  39. Yusuf, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2008).
  40. Wibowo, D. E, Peran Ganda Perempuan dan Kesetaraan Gender. Gender, 3(1) 2011, pp: 356–364.
  41. Yahya, Muhammad, Era Industri 4.0: Tantangan Dan Peluang Perkembangan Pendidikan Kejuruan Indonesia Disampaikan Pada Sidang Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Negeri Makassar Tanggal 14 Maret 2018, Pidato Pengukuhan Penerimaan Jabatan Professor Tetap Dalam Bidang Ilmu Pendidikan Kejuruan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, pp.1-27.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2019-09-15
Published: 2019-09-15
Section: Artikel
Article Statistics: 398 537