FAKTOR EKSTERNAL PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA ANAK

Sirwanti Sirwanti* -  Universitas Muhammadiyah Bone, Indonesia
Nurfaidah Nurfaidah -  Universitas Muhammadiyah Bone, Indonesia

DOI : 10.30863/an.v15i1.3316

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk melihat faktor eksternal penyebab kesulitan belajar matematikapada pembelajaran matematika kelas VIII di SMP Negeri 3 Ajangale. Subjek penelitian ini adalah enam orang siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Ajangale yang memperoleh nilai ulangan untuk materi statistika di bawah kriteria ketuntasan minimal.

 

Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data mengenai faktor eksternal penyebab kesulitan belajar siswa diperoleh dari hasil pengisian angket dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tiga faktor eksternal penyebab kesulitan belajar matematika yang akan diteliti adalah lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan teman sebaya.

 

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh persentase untuk lingkungan sekolah, keluarga, dan teman sebaya berturut-turut sebesar 30%, 56,67%, dan 46,67%. Perbandingan persentase ketiga faktor eksternal menempatkan lingkungan keluarga jadi faktor yang sangat berpengaruh menyebabkan kesulitan belajar matematika. Kurangnya perhatian anggota keluarga dan tak terciptanya situasi belajar yang kondusif di rumah jadi alasan lingkungan keluarga jadi faktor paling berpengaruh penyebab kesulitan belajar matematika.  Upaya yang dilakukan untuk mengatasi itu adalah membangun komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan keluarga untuk memantau perkembangan akademik siswa. Perspektif orang tua bahwa perkembangan siswa jadi sepenuhnya tanggung jawab sekolah adalah perspektif keliru yang sudah harus diubah.

Keywords
External Factor; Difficulty in Learning; Mathematic for Children
  1. Hasmira. (2016). Analisis Kesulitan Belajar Matematika Pada Peserta Didik Tunarungu Kelas Dasar III diSLB YPAC Makassar. Dipetik Mei 8, 2021, dari http://eprints.umm.ac.id/4262/1/SKRIPSI.pdf
  2. Imamuddin, M. 2013. Keterampilan Koperatif Siswa dalam Pembelajaran Koperatif Tipe STAD. Islam & Realitas Sosial, 6(1),93-115. ISSN 19792476
  3. Irham, M. d. (2013). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Ar - Ruzz Media.
  4. Islamuddin, H. (2012). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
  5. Khuliqo, Ihsana El. 2017. Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
  6. Marlina. 2019. Asesmen Kesulitan Belajar. Jakarta: Prenadamedia Group.
  7. Suherman, E. d. (2001). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JICA.
  8. Syarif, A. (2020). Buddhist-Muslim Tolerance In Malang From 1998-2020. Progresiva: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 9(2), 143-158.
  9. Widyasari, dkk. 2015. Analisis Kesulitan-Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas IV Dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SDPLITONG Se-Kabupaten Gianyar. Jurnal PGSD, Vol. 3 (1).
  10. Yeni, Ety Mukhlesi. Kesulitan Belajar Matematika di Sekolah Dasar. Jupendas, Vol. 2 (2).
  11. Yendarman, (2016:123). Faktor-faktor penyebab siswa memperoleh nilai dibawah KKM Pada Mata Pelajaran Matematika, Sains dan Ips, SDN 010 Bongko sempurna. Jurnal Bimbingan Konseling FKIP UNIVERSITAS,Riau.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2022-12-05
Published: 2022-12-18
Section: Anak
Article Statistics: 1173 967