NIKAH MUT’AH PERSPEKTIF TAFSIR NUZULI AL-JABIRI

Yuliana Jamaluddin* -  IAIN Manado

DOI : 10.30863/alwajid.v1i1.810

Nikah mut'ah atau yang biasa dikenal dengan istilah nikah kontrak pada zaman sekarang, merupakan bentuk pernikahan yang diperdebatkan keabsahannya. Al-Jabiri, seorang pemikir muslim modern, mencoba menganalisis kembali persoalan nikah mut'ah dalam tafsir nuzuli yang ditulisnya. Model tafsirnya terbilang unik sebab disusun berdasarkan urutan kronologis turun (tartib nuzul), bukan berdasarkan urutan mushaf yang umumnya dikenal oleh umat Islam. Salah satu tujuan penyusunan tafsir dengan model nuzuli adalah untuk menyelaraskan pembacaan al-Qur'an dan sejarah kenabian. Sebelumya al-Jabiri telah lebih dulu memperkenalkan konsep al-al-faṣl wa al-waṣl sebelum dia menulis tafsirnya. Tujuan dari konsep al-faṣl wa al-waṣl adalah untuk menemukan makna asli dari ayat-ayat al-Qur'an, sehingga pembaca bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan di masa kini. Tulisan ini menganalisis tafsir al-Jabiri, khususnya tafsiran al-Jabiri tentang nikah mut’ah, dengan menggunakan analisis epistemologi pengetahuan, yang meliputi analisis sumber, metode, dan validitas tafsirnya. 

Full Text:
Article Info
Submitted: 2020-06-18
Published: 2020-07-22
Section: Articles
Article Statistics: 979 349