ANALISIS DISFUNGSI PASAR TRADISIONAL TERHADAP PENDAPATAN DAN KESEJAHTERAAN PEDAGAND DI KOMPLEKS PASAR SENTRAL PALAKKA KAB. BONE

Authors

  • Wahida Wahida Owner of Stand Arul Fashion Kids Pasar Sentral Palakka, Indonesia
  • Abdulahanaa Abdulahanaa IAIN Bone, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30863/al-tsarwah.v3i1.864

Abstract

Abstract

 

            This study discusses the traditional market dysfunction analysis on the income and welfare of traders. The type of research used in this study is qualitative with the socio-economic approach and this also applies primary and secondary data sources supported by data collection methods, namely; observation, interview, and documentation. The collected data is then processed using descriptive analysis.

The results reveal that Palakka Market does not function optimally due to several causes, including: 1) Non-strategic market location, 2) Hard accessibilities to reach, 3) Visitors and buyers get difficult to reach out the market breadth, 4) Some vendors drive and ride the vehicles, 5) The re-functioning of the old market location as a trade center, 6) The number of emersion of modern markets located too close to the market, 7) Technological sophistication that makes the people easy to do transaction through online media nowadays.

The impact of Palakka market dysfunction on traders’ income based on interviews conducted with 30 traders, 21 of them claimed that it had a negative impact (decrease), 6 stated uncertainty, and 3 said that it had a positive impact (increase). Otherwise, the government has tried three time to move the traders who are still actively trading in the ex-market location to optimize the buying-selling transaction. It was successful in the beginning but they kept on doing their activity at the former place in the end. Thus, traders continue hoping the government for the truly applied regulations as the preventive movements, including business establishment permits, to those who illegally trade on the side of the road. Besides, they also expect to be put together and reassembled in Palakka market so that it is full of visitors and buyers.

 

Keywords: The Traider, The Market, Income and Welfare

 

 

Abstrak

 

 

 

Penelitian ini membahas tentang analisis disfungsi pasar tradisional terhadap pendapatan dan kesejahteraan pedagang, Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosio ekonomi, penelitian ini menggunakan sumber data primer dan skunder yang didukung metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan analisis deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar Palakka tidak berfungsi secara optimal dikarenakan dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal, yang termasuk faktor internal diantaranya adalah : Lokasi Pasar yang tidak strategis, banyaknya ruang yang tidak difungsikan, terlalu luasnya lokasi pasar sentral palakka, banyaknya pedagang yang kembali ke lokasi ex Pasar Sentral Lama, dan kurangnya ketegasan dari pemerintah sebagai pihak yang bertanggungjawab atas kondisi Pasar Sentral Palakka saat ini, sedangkan dari faktor eksternalnya adalah : banyaknya pedagang keliling yang menggunakan motor dan mobil, banyaknya  kemunculan pasar modern yang lokasinya berdekatan dengan lokasi pasar, kecanggihan teknologi yang kini memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli melalui media online. Dampak disfungsi pasar Palakka terhadap pendapatan pedagang, berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada 30 pedagang ada 21 yang mengatakan berdampak negative (menurun), 6 yang menyatakan tidak berdampak, dan 3 yang mengatakan berdampak positif (meningkat). Ditinjau dari tingkat kesejahteraan menurut BKKBN semua pedagang memenuhi kriteria keluarga pra sejahtera dan di tingktan keluarga Sejahtera I, ada 26 pedagang yang memenuhi semua indikatornya, dan ada 4 pedagang tidak memenuhi salah satu indikatornya dari pendidikan anak usia 7-15 tahun, sedangkan dari segi konsep falah, ada tiga tingkatan kesejahteraan yaitu daruriya>h, dimana ada 21 pedagang yang berada ditingkatan ini,,ha>jiya>h (6 pedagang),ta>hsiniya>h (3 pedagang).

Selanjutnya upaya yang dilakukan oleh pemerintah sudah dilakukan sebanyak 3 kali dengan memindahkan pedagang yang masih aktif berdagang diloaksi ex pasar lama, awalnya berhasil namun pada akhirnya pedagang tetap kembali melakukan aktifitasnya di lokasi ex pasar lama. Dengan demikian pedagang tetap berharap kepada pemerintah akan adanya regulasi yang betul-betul diterapkan termasuk mengenai izin pendirian usaha, karena banyaknya pedagang liar yang ada dipinggiran jalan raya, selain itu pedagang juga berharap kepada pemerintah untuk tetap melakukan upaya pemindahan kembali para pedagang agar kiranya disatukan dan dikumpulkan kembali kepasar Sentral Palakka sehingga pasar  kembali ramai dari pengunjung dan pembeli.

 

Kata Kunci : Pedagang, Pasar, Pendapatan dan Kesejahteraan.

References

Abdurrahman Maman, Sambas Ali Muhidin. Panduan Praktis Memahami Penelitian. Cet. 1; Bandung: Pustaka Setia, 2011.

Abi Syahmora, ‘’Lokasi Optimal Pembangunan Pasar di Kota Lahat Berdasarkan Kajian Faktor-faktor Lokasi Penentu Pasar’’, h.107.

Ahmad Beni Saebani. Perspektif Perubahan Sosial. Bandung: CV.Pustaka Setia,2016.

Anna Elvira. Lebih Berpihak Kepada Pasar Modern, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), 2007.

Arikunto Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Cet. XII; Jakarta: Rineka Cipta; 2002.

Arikunto Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Cet. XII; Jakarta: Rineka Cipta; 2002.

Ayiati Yuniar. Kompetisi Kewirausahaan; Teori, Pengukuran, dan Aplikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2015.

BKKBN. Profil Hasil Pendataan Keluarga Tahun 2012. Direktorat Pelaporan dan Statistik, Jakarta 2013.

Boediyono. Pengantar Ekonomi. Jakarta: Erlangga,2002.

Bungin H.M. Burhan. Penelitian Kualitatif (Komunikasi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya). Ed.II, Cet. V; Jakarta: Kencana Prenada Group, 2011.

Chalil Zaki Fuad. Pemerataan Distribusi Kekayaan Dalam Ekonomi Islam. Jakarta: Erlangga,2009.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2008.

Dokumen Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten.Bone

Dokumen Kantor UPTD Pasar Sentral Palakka Kabupaten Bone.

Dwi Eliyani, Nurhadi,’’ Dampak Relokasi Pasar Imogiri Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Pedagang di Pasar Imogiri Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul ‘’, Jurnal Universitas Negeri Yogyakarta, Tahun I, Vol II, 2012

Dwinita Aryani,’’ Efek Pendapatan Pedagang Tradisional Dari Ramainya Kemunculan Minimarket di Kota Malang ‘’, Jurnal Dinamika Manajemen,Vol 2, No.2, 2011, h.173.

Fahrudin Adi. Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: PT.Refika Aditama,2012.

Faizal Noor Hendri. Ekonomi Manajerial. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007..

Fred K, Stice, Earl K.Skounse. Intermediate Accounting. Jakarta: Salemba Empat, 2009.

Gilarso T. Pengatar Ilmu Ekonomi Makro. Yogyakarta: Kanisius. 2004.

Hasibuan, Malayu S.P. Organisasi dan Motivasi, Dasar Peningkatan Produktivitas. Jakarta: PT. Bumi Aksara , 2016.

Izza Nahdliyul. Pengaruh Pasar Modern Terhadap Pedagang Pasar Tradisional. Yogyakarta : UIN Sunan Kalijaga, 2010.

Kansil Christine S.T. Kitab Undang-Undang Hukum Perusahaan. Jakarta : Pradnya Pramita, 2004.

Kotler Philip. Alih Bahasa: Benyamin Molan, Menajemen Pemasaran. Jilid 1,Jakarta : PT. Intan Sejati Klaten, 2005.

Made Santana Putra Adiyadna, Nyoman Djinar Setiawina, Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, “Analisis Tingkat Efektivitas Dan Daya Saing Program Revitalisasi Pasar Tradisional Di Pasar Agungâ€, Vol. 4 No.4, 2015.

Malano Herman. Selamatkan Pasar Tradisional: Potret Ekonomi Rakyat Kecil. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama,2011.

Marbun BN. Kamus Menajemen. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2003.

Meleong Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Cet, IV: Bandung: PT.Remaja Rosdakarya, 2001.

Mulyadi. Sistem Akuntansi. Edisi III, Cet.I. Salemba,Empat,2010.

Nafik R. Muhammad H. Bursa Efek dan Investasi syariah. Jakarta: PT.Serambi Ilmu Semesta, 2009.

Narbuko Cholid, Abu Ahmadi. Metodologi Penelitian. Cet: II; Jakarta: Bumi Aksara Pustaka, 1997.

Nasution Mustafa Edwin. Pengenalan Ekonomi Islam. Jakarta:Kencana,2006.

Nasution S. Metodologi Research Ilmiah. Jakarta: Bumi Aksara,2000.

Notowidagdo Rohiman. Pengantar Kesejahteraan Sosial Berwawasan Iman dan Taqwa. Jakarta: Amzah ,2016.

Peraturan Presiden Republik Indonesia, Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, BAB I Pasal I.

Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam (P3EI). Ekonomi Islam. Jakarta: Rajawali Press, 2009.

Rahman Afzalur, Doktrin Ekonomi Islam, Jilid I, Yogyakarta: PT. Dana Bakti Wakaf, 1995.

Retno Susanti, Analisis Peningkatan Kesejahtraan Pedagang Ngarsopuro Sesuadah Penataan, Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 12 No. 2, Oktober 2012, h.201

Rudianto. Pengantar Akuntasi. Adaptasi 1IFRS. Jakarta : Erlangga, 2012.

Sadilah Emiliana, dkk. Eksistensi Pasar Tradisional. Yogyakarta: BPSNT, 2011.

Sahrani Sohari, Fikih Muamalah. Bogor: Ghalia Indonesia, 2011.

Sanusi Anwar Sanusi. Metode Penelitian Bisnis. Cet. IV; Jakarta: Salemba Empat, 2014.

Soekartawi. Faktor-faktor Produksi. Jakarta: Salemba Empat, 2012.

Soetomo. Kesejahtraan dan Upaya Mewujudkan dalam Perspektif Masyarakat Lokal. Jakarta: Pustaka Pelajar, 2014.

Sukirno Sadono. Mikro Ekonomi Teori Pengantar Edisi III. Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2015.

Syahata Husein. Pokok-Pokok Pemikiran Akuntansi Islam. Jakarta: Akbar Media Eka Sarana, 2001.

Wahyuni, Wahyuni, and Firdaus Firdaus. "Pengaruh Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis Terhadap Peningkatan Pendapatan Anggota Gabungan Kelompok Tani (Studi Pada desa Barebbo Kecamatan Barebbo)." Jurnal Ilmiah Al-Tsarwah: ilmu ekonomi dan keuangan (konvensional dan syariah) 2.1 (2019).

Widoyoko Eko Putro. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Cet. 1; Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.

Downloads

Published

2020-07-15

How to Cite

Wahida, W., & Abdulahanaa, A. (2020). ANALISIS DISFUNGSI PASAR TRADISIONAL TERHADAP PENDAPATAN DAN KESEJAHTERAAN PEDAGAND DI KOMPLEKS PASAR SENTRAL PALAKKA KAB. BONE. Jurnal Ilmiah Al-Tsarwah, 3(1), 115–142. https://doi.org/10.30863/al-tsarwah.v3i1.864

Issue

Section

Articles

Citation Check