KASSIM AHMAD PELOPOR INKAR SUNNAH DI MALAYSIA

Darussalam Darussalam* -  Jurusan Pendidikan Agama Islam Pascasarjana, UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia
Neng Lutfi Maspupah -  Jurusan Pendidikan Agama Islam Pascasarjana, UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia

DOI : 10.35673/ajdsk.v6i1.848

Abstrak

Munculnya Ingkar Sunnah sebenarnya bukanlah hal baru pada zaman modern ini, hal ini telah ada sejak akhir abad pertama namun tidak bertahan lama, seiring arus modernisasi, kecenderungan berfikir rasional dikalangan para mujaddid, dan bias dari pemikiran orientalis, perkembangannya hingga masuk pada negara muslim di Asia Tenggara yaitu Indonesia dan Malaysia. Pemahaman penolakan terhadap Hadis Nabi sebagai sumber Hukum Islam setelah Al-Qur’an turut mempengaruhi pemikiran para tokoh intelektual di Indonesia seperti Nazwar Syamsu dan Kassim Ahmad di Malaysia. Kasiim Ahmad seorang Islamolog Ketua Partai Komunis. Dia rajin menulis dan mengeluarkan berbagai statemen yang melecehkan sirah Nabi dan Sunnah beliau. Dia mempunyai sebuah buku berjudul “Hadits Penilaian Semula,” yang kemudian dilarang terbit oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia karena banyak menuai kritik dan hujatan dari kaum muslimin dan para ulama di sana. Dalam bukunya, dia mengatakan bahwa umat Islam tidak perlu menerapkan Sunnah dalam penerapan ajaran agamanya.

Kata kunci: Kassim Ahmad, Inkar Sunnah, Malaysia

  1. DAFTAR PUSTAKA
  2. Abu Zaky Fadhal, Sidang Roh, Kassim Ahmad, Mengajak Kita Memperhitungkan Kembali Hidup Kita (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa, 1966)
  3. Ahmad, Kassim, Biodata Kassim Ahmad (Kuala Lumpur: Bernama Library Information Servis, 1986)
  4. ———, Hadis Satu Penilaian Semula (Kuala Lumpur: Media Intelek, 1986)
  5. Al-Siba`i, Musthafa, Al-Sunnah Wa Makanatuhu Fi Tasyri’ Al-Islami (Beirut: al-Maktabah al-Islami, 1978)
  6. Azam, Abdurrahman, Keagungan Nabi Muhammad SAW: Kepahlawanan Dan Keindahan Kehidupan Rasulullah (Jakarta: CV Pedoman Ilmu Jaya, 1982)
  7. Hakim, Muhammad Thahir, As-Sunnah Fi Muwajahah Al-Abathil (Jakarta: Granada, 1984)
  8. ‘Q. S.Al-Ahzab’
  9. ‘Q.S. Al-Baqarah’
  10. ‘Q.S. Al-Imran’
  11. ‘Q.S. Al-Ma’un’
  12. ‘Q.S. Al-Maidah’
  13. ‘Q.S. Al-Najm’
  14. Ranuwijaya, Utang, Ilmu Hadis (Jakarta: Gaya Media Pratama, 1996)
  15. Yaqub, Ali Mustafa, Kritik Hadis (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1995)

Full Text:
Article Info
Submitted: 2020-06-30
Published: 2020-06-30
Section: Articles
Article Statistics: 1064 1226