TEORI UNTUK MEMPEROLEH KETENANGAN HATI

Abdul Kallang* -  Institut Agama Islam Negeri Bone, Indonesia

DOI : 10.35673/ajdsk.v6i1.847

Abstrak

Upaya yang dapat di tempuh dalam rangka mendapatkan rasa tenang dan tentram adalah dengan senantiasa dzikir kepada Allah, membiasakan membaca al-Qur’an dan bershalawat, kepada Nabi Muhammad saw, menunaikan shalat lima waktu dan shalat  tahajjud, bergaul dengan orang-orang yang shaleh, berbuasa mendengarkan ceramah-ceramah agama, segera bertaubat, sabar, tawakkal dan tawadhu. Baik secara fisik manusia harus selalu melakukan kebaikan maupun secara psikis manusia harus selalu mengingat Allah sehingga secara psikologis antara manusia dan pencipta selalu dekat dan menhasilkan ketengan dalam hati.

 

Kata Kunci: Berzikir,  Shalat, Taubat, Sabar, Tawakkal

  1. Hanna Jumhana Batasman, Integrasi Psikologi dengan Islam Cet. I; Yogyakarta : Pustaka Pelajara, 1995.
  2. Kartini Kartono dan Dali Galo, kamus Psikologi Cet, I; Bandung : CV. Pionir Jaya, 2000.
  3. Rosihan Anwar dan Mukhtar Solihin, Ilmu Tasawuf Cet, II: Bandung : CV Pustaka Setia, 2004.
  4. Al-Imam Abi al-Hasan Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairiyyah an-Naisaburi, Shahih Muslim, Juz IV Berut: Dar al-Kitab al-Ilmiyah : 1992 M/1413H.
  5. A. Rivay Siregar, Tasawuf dari Sufisme Klsik Ke Neo Sufisme Cet. II; Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002
  6. Aidh Al-Qarni, Tsalasuna Sababah Li As-Sa’dah diterjemahkan oleh Muhammad bin Qusry dengan judul, Tips Bahagia Dunia Akhirat Cet. III; Solo: Pustaka Arafah, 2005.
  7. Utsman Najati, Jiwa Manusia Dalam Sorotan Al-Qur’an Cet. I; Jakarta: CV. Cendeki a Sentra Muslim, 2002.
  8. Amin An-Najr, Mengobati Ganguan Jiwa Cet. I; Jakarta: PT. Mizan Publika, 2004.
  9. Mudzakkir Mukhtar, Hati Manusia Cet. I; Jakarta: M.M. Jaya, 1995.
  10. Ahmad bin Athaillah, al-Hikmah Cet. I; Surabaya: al-Ihsan, 1991.
  11. Yunahar Ilyas, Kuliah Akhlak(cet, IV; Yogyakarta, Lembaga Pengkajian dan Pengamatan Islam LPPI, 2001.
  12. Ahmad Mustafa al-Maraghi, Tafsir al-Maragh, Juz III Cet. I; Semarang: Toha Putra, 1988.
  13. Ibnu Qayyim al-Jauziyah, Ibnu Rajab al-Hambali dan Imam al-Gazali, Tazkiyatun Nafs diterjemahkan oleh Imtihan Asy-Safi’I dengan judul, Tazkiya an-Nafs (konsep penyucian Jiwa Menurut Para Salaf Cet. VII; Solo: Pustaka Arafah, 2002.
  14. Rusli Amin, Pencerahan Spiritual Sukses Membangun Hidup Damai dan Bahagia Cet. II; Jakarta Selatan: PT. Raja Grafindo Persada, 2003.
  15. Abdul Hadi bin Hasan WAhbi, Menuju Kesucian Hati Cet. III; Band ung: PT. Remaja Posdakarya, 2004.
  16. Abu Hamid Al-Gazali, Pembuka Pintu Hati Cet, I : Bandung : Lentera Hati, 2006.
  17. M. Yaniyullah Delta Auliyah, Melejitkan Kecerdasan Hati dan Otak Menurut Petunjuk Al-Qur’an dan Neurologi Cet. I; Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada,2005.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2020-06-30
Published: 2020-06-29
Section: Articles
Article Statistics: 1322 5293