PERANAN PENYULUH AGAMA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN BAGI MASYARAKAT KECAMATAN TANETE RIATTANG TIMUR KABUPATEN BONE

Musliamin Musliamin* -  Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Indonesia

DOI : 10.35673/ajdsk.v5i2.586

This study discusses "The Role of Religion in Improving Understanding
Religious For Communities in Tanete Riattang Timur District, Bone Regency.
The purpose of this study is to perfect the picture
to increase understanding of religion for
community. This research uses the field research method viz
the method used by conducting research on the object of study
with interview, observation and documentation methods. Is a source of data in
this research is the religious extension staffs of Tanete Riattang Timur District
Bone Regency. Data that has been collected from the results of research conducted with
using qualitative descriptive analysis techniques. The results showed that,
1) The role of the KUA religious instructor in Tanete Riattang Timur District, Bone Regency
in increasing religious understanding for the community by means of means
educate, rectify, elaborate and unite in providing understanding
religious. 2) The method used by KUA religious instructors in Tanete District
Riattang Timur Bone Regency in improving religious understanding with
direct communication methods, individuals, groups and communication are not
Immediately provide religious understanding for the community. 3) Extension
KUA religion Tanete Riattang Timur District Bone in improving
Religious understanding for the community is by providing understanding
religion Regarding the Aqeedah, Sharia, and Morals

  1. al-Abrasy, Muhammad Athiyah. (1974).Dasar-Dasar Pokok Pendidikan Islam.Cet. II; Jakarta: Bulan Bintang.
  2. Abdulsyani. (2012). Sosiologi Skematika Teori dan Terapan.Jakarta : Bumi Aksara.
  3. Amin, Samsul Munir.(2009).Sayyid Ulama Hijaz: Biografi Syaikh Nawawi al-Bantani. Yogyakarta: Pustaka Pesantren.
  4. Arifin, M. (2000).Bimbingan dan Penyuluhan Islam.Cet. III; Jakarta: Bina Aksara, 2000.
  5. Arikunto, Suharsimi. (2013). ProsedurPenelitianSuatuPendekatanPraktik. Cet. XV; Jakarta: RinekaCipta.
  6. Aziz, Moh. Ali. (2009).Dakwah Pemberdayaan Masyarakat Digma Aksi Metodologi. Yogyakarta: Pelangi Aksara.
  7. Daradjat, Zakiah.(1984).Kesehatan Mental Peranannya dalam Pendidikan dan Pengajaran. Jakarta: IAIN.
  8. _________. (1982). Pendidikan Agama dalam Pembinaan Mental.Jakarta: Bulan Bintang.
  9. Departeman Agama. (2004).Panduan Tugas Operasional Penyuluh Agama Islam Utama,Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam. Jakarta.
  10. Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa.
  11. G, Zimbardo.(1986). Psikologi Agama. Bandung: Grafindo Kamiran Wuryo.
  12. Hasan, Alwi dkk.(2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta : Balai Pustaka.
  13. Jaelani, A. F. (2001). Penyucian Jiwa (Tazkiyat Al-Nafs) & Kesehatan Mental.Cet. II; Jakarta: Amzah.
  14. Jasafat. (2011).Dakwah Media Aktualisasi Syariat Islam.Banda Aceh: Dinas Syariat Islam.
  15. K, Tri Rama.(2002). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia.Surabaya : Karya Agung.
  16. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia, EdisiKetiga. Jakarta: Balai Pustaka.
  17. Dokumen. (2017). Kantor Urusan Agama Kecamatan Krueng Sabee. Kab.Aceh Jaya. Calang.
  18. Kementerian Agama RI. (2015).Al-Qur’an dan Terjemahnya.Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
  19. Lubis, Namora Lumongga.(2011). Memahami Dasar-Dasar Konseling dalam Teori dan Praktik.Jakarta: Kencana.
  20. Mahmud, Asy-Syafrowi.Assalamualaikum Tebarkan Salam Damaikan Alam. Yogyakarta: Mutiara Media.
  21. Mubarok, Achmad.(2000). Konseling Agama Teori dan Kasus.Jakarta: PT . Bina Rena Pariwara.
  22. Musnamar, Thohari. Dasar-Dasar Konseptual Bimbingan dan Konseling Islami.
  23. Nashori, Fuad.(2003). Potensi-Potensi Manusia.Cet. I; Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  24. Pedoman Penyuluh Agama Islam Non PNS Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
  25. Romli, Asep Syamsul M. (2003). Jurnalistik Dakwah Visi dan Misi Dakwah Bil Qalam. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  26. Shadily, Hasan.(1983).Sosiologi untuk Masyarakat Indonesia. Cet. IX; Jakarta: Bina Aksara.
  27. S. Nasution. (1996). MetodeNaturalistikKualitatif. Bandung: Tarsinto.
  28. Tasmoro, Toto.Komunikasi Dakwah. Jakarta: Gaya Media Pratama, 1987.
  29. Tim Pusat Studi Pancasila UGM, Membangun Kedaulatan Bangsa Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila: Pemberdayaan Masyarakat Dalam Kawasan Terluar Terdepan dan Tertinggal. Cet.I; Yogyakarta: Pusat Studi Pancasila Universitas Gadja Mada, 2015.
  30. Tumanggor, Rusmin.Ilmu Jiwa Agama (The Psychology of Religion).Cet. I; Jakarta: Kencana, 2014.
  31. Wahyudi, Catur.Marginalisasi dan Keberadaban Masyarakat.Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2015.
  32. Walgito, Bimo.Bimbingan dan Konseling (Studi dan Karir). Yogyakarta: Andi Offset, 2005.
  33. ___________. (2010). Bimbingan Konseling. Yogyakarta: CV. Andi Offset.
  34. ___________. (1993).Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah.Cet. II; Yogyakarta: PT. AndiOffset.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2020-01-13
Published: 2019-12-31
Section: Articles
Article Statistics: 228 2090