EKSISTENSI TARI PAJAGA WELADO SEBAGAI WARISAN BUDAYA PADA MASYARAKAT DESA WELADO KABUPATEN BONE

Syahrianti Syam* -  , Indonesia
Feby Husnul Fatimah -  Institut Agama Islam Negeri Bone, Indonesia

DOI : 10.30863/ajdsk.v8i1.3312

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian Tari Pajaga Welado dan untuk mengidentifikasi pesan komunikasi dari Tari Pajaga Welado sebagai warisan budaya pada masyarakat Welado di Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini dipilih untuk mendapatkan data yang objektif dan mendalam, data penelitian disajikan secara deskriptif sehingga temuan hasil penelitian tersaji secara urut, detail dan mendalam. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan model analisis data kualitatif yang terdiri dari tiga tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tari Pajaga Welado merupakan tari tradisional yang diciptakan sebagai simulasi dari suatu peristiwa atau kejadian yang dialami oleh para pajaga yang diceritakan kembali dalam bentuk lakon atau tarian. Bentuk penyajian terdiri dari beberapa unsur, di antaranya jumlah penari, ragam gerak, pola lantai, musik pengiring, kostum/tata busana, tata rias, properti, waktu dan tempat pertunjukan. Tari Pajaga Welado hanya boleh ditarikan oleh pajaga Welado sendiri dan keturunannya saja, dengan pimpinan yang diberi gelar “majang”, yang berarti bunga jantan atau si jantan yang gagah. Tari Pajaga Welado ditarikan secara berkelompok oleh penari laki-laki, minimal 12 hingga 24 orang penari dan berjumlah genap (berpasangan). Ragam geraknya terdiri atas gerakan Mammulang, Matappi, Matembba dan Mallise Peluru hingga gerak Masserang yang diiringi musik dan lagu. Pesan komunikasi Tari Pajaga Welado disampaikan lewat lagu dan gerakan, serta simbol-simbol yang ada dalam tarian bisa mendukung penyampaian pesan agar dapat terarah dan diterima dengan baik oleh komunikan/penerima pesan. Tari Pajaga Welado menyampaikan pesan komunikasi melalui komunikasi verbal dalam bentuk nyanyian dan komunikasi nonverbal dalam bentuk atribut atau pakaian dan gerakan tarian. Tari Pajaga Welado merupakan media komunikasi tradisional yang berisi ungkapan hati nurani masyarakat yang mengandung nilai, etika, dan moral.

 

Kata Kunci: Tari Pajaga Welado; Komunikasi Verbal; Komunikasi Nonverbal; Pesan Komunikasi.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2022-12-04
Published: 2022-06-30
Section: Articles
Article Statistics: 246 410