STRATEGI KONSELING DALAM MENUMBUHKAN KESEHATAN MENTAL PADA PENDERITA GAMING DISORDER

Ulin Nihayah -  , Indonesia
Ajeng Meli Oktaviana -  Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia
Wafa Saefitri -  Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia
Hardiyanti Zainuddin* -  STAI DDI Pinrang, Indonesia
Tarisa Sifa Gurnianingsih -  Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

DOI : 10.35673/ajdsk.v7i2.2382

Seiring dengan perkembangan zaman perkembangan teknologi juga semakin berkembang dan telah banyak mengubah pola kehidupan manusia. Dengan adanya perkembangan teknologi mempengaruhi dunia bermain, dulu orang-orang banyak bermain permainan tradisional namun saat ini sangat jarang ditemui orang-orang yang bermain permainan tradisional. Seperti yang kita ketahui bermain game saat ini sudah menjadi suatu hal yang lumrah di kalangan masyarakat. Hal ini dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dimana orang-orang memainkan game terutama game online. Dengan mudahnya kita dapat menemukan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa memainkan game online menggunakan smartphone, hal ini semakin didukung dengan perkembangan digital sekarang dimana seseorang sangat mudah untuk bisa mengakses jaringan internet. Pada kenyataannya game mampu memberikan candu bagi orang yang memainkannya, hal seperti ini dapat memberikan dampak yang berbeda-beda disetiap orang. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengungkap dampak game dilihat dari sudut pandang kesehatan mental. Adapun metode yang digunakan yaitu metode kualitatitf deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa gaming disorder bisa dilakukan konseling baik individu maupun kelompok untuk mengurangi penyimpangan yang dilakukan oleh penderita.

  1. Andri Arif Kustiawan, A. W. (2019). Jangan Suka Game Online: Pengaruh Game Online dan Tindakan Pencegahan. Magetan: CV AE Media Grafik.
  2. Anggrani, F. K. (2015). Internet Gaming Disorder: Psikopatologi Budaya Modern. UGM: Buletin Psikologi, 23(1).
  3. Astuti Dian Lestari, S. W. (2021). Hubungan Antara Kecenderungan Adiksi Game Online dan Kesehatan Mental Siswa Dengan Kualitas Pertemanan Sebagai Variabel Moderator. Jurnal Psikologi Insight, 5(1).
  4. Cirebon Raya.com. (n.d.). Retrieved from https://cirebonraya.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-1141628532/gara-gara-kecanduan-game-online-rsj-jabar-mencatat-ratusan-anak-sakit-jiwa
  5. Dahlan, N. (2017). Pengaruh Teknik Self-Management Dalam Mengatasi Siswa Yang Mengalami Kecanduan Game Online Di SMP 17 Makassar. Al-Qalam, 23(1).
  6. Emira Fitri, L. E. (2018). Konsep Adiksi Game Online dan Dampaknya Terhadap Masalah Mental Emosional Remaja Serta Peran Bimbingan Dan Konseling. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 4(3).
  7. Erford, B. T. (2015). 40 Teknik Yang Harus Diketahui Setiap Konselor Edisi Kedua. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  8. Khotibul Umam, A. M. (2020). Sisi Negatif Game Online Perspektif Islam dan Psikologi Islam. Psikoislamedia Jurnal Psikologi, 5(2).
  9. KOMPAS.com. (2020, Desember). Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2019/12/20/06360071/5-kasus-kecanduan-game-online-bolos-sekolah-4-bulan-hingga-bunuh-sopir-taksi
  10. Marlaokta, R. M. (2019). Dampak Internet Gaming Disorder Terhadap Status Kognitif dan Perilaku Psikopatologis. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(3).
  11. Mulawan. (2020). Problematika penggunaan Internet: Konsep, Dampak, dan Strategi Penanganannya Edisi Pertama. Jakarta: Prenada Media.
  12. Novita Erlina, D. N. (2016). Pengaruh Pendekatan Rational Emotive Behavior Theraphy (REBT) Terhadap Peningkatan Kecerdasan Emosional Pada Peserta Didik Kelas VIII SMPN 6 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2015/2016. Konseli: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 3(2).
  13. Ridoi, M. (2018). Cara Mudah Membuat Game Edukasi Dengan Construct 2: Tutorial Sederhana Construct 2. Malang: Maskha.
  14. Suara.com. (2019, Mei). Retrieved from https://www.suara.com/news/2019/05/28/201036/kalah-main-game-bocah-14-tahun-bunuh-teman-pakai-pisau
  15. Surbakti, K. (2017). Pengaruh Game Online Terhadap Remaja. Jurnal Curere, 1(1).
  16. Surur, M. (2018). Konsep Taubat Dalam Al-Qur'an. Jurnal Kaca Jurusan Ushluhudin Stal Al-Fithrah, 8(2).
  17. Suwanto, I. (2016). Konseling Behavioral Dengan Teknik Self Management Untuk Membantu Kematangan Karir Siswa SMK. Bimbingan Konseling Indonesia, 1(1).
  18. Teguh Arie Sandy, W. N. (2019). Game Mobile Learning. Malang: Ahlimedia Book.
  19. Yuliani, W. (2018). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif Dalam Prespektif Bimbingan Dan Konseling. Quanta: IKIP Siliwangi, 2(2).

Full Text:
Article Info
Submitted: 2022-01-15
Published: 2021-12-31
Section: Articles
Article Statistics: 942 1828