Spiritualitas dan Ritus Bacaan Ratib Alayidrus dalam Menangkal Radikalisme di Universtas Islam Negeri Sunan Kalijaga

M. Dani Habibi* -  , Indonesia

DOI : 10.35673/ajdsk.v7i1.1785

Abstrak

Penelitian ini menjelaskan tentang ritus pembacaan ratib alydrus dalam menangkal radikalisme di UIN Sunan Kalijaga. Radikalisme akhir-akhir ini sudah mulai merambah kedalam perguruan tinggi. Artinya para oknum dalam aliran ardikalisme sedang mencari kader-kader baru. Mengingat bahayanya radikalisme yang sudah berkembang dimasyarakat, didalam penelitian ini akan mencoba menggali lebih lanjut tentang penanaman spriritualitas dalam menangkal radikalisme dengan media pembacaan ratib alydrus. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi yang menggunakan teori Pierre Bourdieu, peneliti akan meneliti dan nantinya akan dapat menjadi sumbangsih pemahaman tentang habitus terdapap ritus pembacaan ratib alydrus khususnya dalam menangkal radikalisme di Universtas Islam Negri Sunan Kalijaga Yogyakarta.Kata Kunci : Ratib Alydrus; Radikalisme; Pierre Bourdieu; Universtas Islam Negri Sunan Kalijaga
  1. Risky.Ahmad. Mardhatillah Umar, “Melacak Akar Radikalisme di Indonesia”, dalam jurnal ilmu sosil dan ilmu politik, Vol. 14, No. 2, November 2010
  2. Dwi Patniawati, Hebby. “Distribusi Arena Polisi Cepek (Studi mengenai Habitus, Modal, dan Arena pada Praktik Sosial Polisi Cepek di Ketintang Selatan).” Paradigma 3, no. 2 (5 Mei 2015). http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/11349.
  3. Hilmy, Masdar. “Akar-Akar Transnasionalisme Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).” ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman 6, no. 1 (1 September 2011): 1–13. https://doi.org/10.15642/islamica.2011.6.1.1-13.
  4. Karnanta, Kukuh Yudha. “Paradigma Teori Arena Produksi Kultural Sastra: Kajian Terhadap Pemikiran Pierre Bourdieu.” Jurnal POETIKA 1, no. 1 (1 Juli 2013).https://doi.org/10.22146/poetika.10420.
  5. Mansur, M. “Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis” Yogyakarta: Teras, 2007
  6. Riyadi, Abdul Kadir. “Abû Naṣr al-Sarrâj dan Wacana Sufistik Lintas Disiplin Keilmuan.” Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam 4, no. 2 (8 Desember 2014): 285–308. https://doi.org/10.15642/teosofi.2014.4.2.285-308.
  7. Shofwan, Arif Muzayin. “Pandangan Hizbut Tahrir Terhadap Radikalisme Gerakan Isis dalam Menegakkan Daulah Khilafah.” ADDIN 10, no. 1 (1 Februari 2016): 141–62. https://doi.org/10.21043/addin.v10i1.1132.
  8. Suharto, Toto, dan Ja’far Assagaf. “Membendung Arus Paham Keagamaan Radikal di Kalangan Mahasiswa PTKIN.” Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam 14, no. 1 (1 Mei 2014): 157–80. https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v14i1.72.
  9. Wawancara dengan Ustd Hadi di Rumah dr. Tomi , Gampng, Sleman,Yogyakata, 12 September 2018
  10. Widyastini, Widyastini. “Nilai-Nilai Moral Yang Terkandung Dalam Tasawuf Al-Ghazali Dan Pengaruhnya Terhadap Etika Islam.” Jurnal Filsafat 10, no. 2 (15 Agustus 2007): 208–17. https://doi.org/10.22146/jf.31346.
  11. Yusub, Fitryadi Hi. “Interkoneksi Sufi Klasik Dan Kontemporer (Mengenal Sufisme Islam).” FIKROTUNA 5, no. 1 (1 Juli 2017). https://doi.org/10.32806/jf.v5i1.2946.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2021-09-06
Published: 2021-06-30
Section: Articles
Article Statistics: 264 639