ETIKA KOMUNIKASI ISLAM

Nur Marwah* -  , Indonesia

DOI : 10.35673/ajdsk.v7i1.1704

Komunikasi bagi manusia merupakan kebutuhan paling mendasar dalam hidupnya, hampir seluruh aktivitas manusia dalam kehidupan pribadi dan sosialnya tidak bisa terpisahkan dari komunikasi, sehingga manusia tidak dapat hidup dan berkembang tanpa berkomunikasi. Islam juga menempatkan komunikasi sebagai sesuatu yang penting dan bernilai ibadah apabila komunikasi itu dilakukan berdasarkan nilai-nilai yang terdapat dalam alquran dan sunnah Nabi Muhammad saw., keduanya merupakan pedoman yang berisi tuntunan hidup bagi setiap muslim yang harus dijunjung tinggi dan menjadi ukuran-ukuran dalam berkomunikasi. Etika komunikasi islami dimaksudkan sebagai sebuah nilai-nilai yang baik yang pantas dan memiliki manfaat ketika melakukan proses komunikasi, apakah komunikasi itu berupa komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi atau komunikasi massa kesemua bentuk komunikasi yang akan dilakukan tersebut harus didasarkan pada nilai-nilai alquran dan sunnah Nabi Muhammad saw. Nilai-nilai etika komunikasi islami yang tertuang dalam alquran dan sunnah Nabi Muhammad saw., meliputi nilai-nilai kejujuran (kebenaran). Nilai kejujuran ini meliputi nilai-nilai keadilan, kewajaran dan kepatutan

 

Kata kunci : Etika; Komunikasi Islam; Nabi.

  1. Cangara, Komunikasi Politik; Konsep, Teori dan Strategi, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2009).
  2. Effendy, Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi, (Bandung: Citra Aditya Bakti, 2003), h.30.
  3. Ghulusy, Ahmad, ad-Da’watul Islamiyah, (Kairo: Darul Kijab.1987)
  4. Wahyu Ilahi, MA.Komunikasi Dakwah,(Bandung: PT.Remaja Rosdakarya,2010)
  5. Hamka, Tafsir Al-Azhar (Jakarta : Pustaka Panji Mas.. Juzu’: 21, 1984).
  6. KBBI, “Etika”, 2016, dalam http://www.kbbionline.com/ arti/ kbbi/etika, diakses pada 10 Juni 2021
  7. Mulyana, Deddy, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, (Bandung : Rosdakarya, 2007).
  8. Muis dan Abdul Andi, Komunikasi Islami (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2001),
  9. Rahmat, Efektivitas Berkomunikasi dalam Islam, Cet. I. Bandung: Mizan, 1999),
  10. Rakhmat, Jalaluddin, Islam Aktual: Refleksi Seorang Cendekiawan Muslim, (Bandung: Mizan, 1994).
  11. Ilahi, Wahyu., MA. Komunikasi Dakwah, Bandung: PT.Remaja Rosdakarya,2010.
  12. Saefullah, Kapita Selekta Komunikasi: Pendekatan Agama dan Budaya, (Bandung, Simbiosa Rekatama Media, 2007).
  13. Zuhaily, Wahbah, Tafsir Munir, (Beirut: Dar al-Fikr, 1994).

Full Text:
Article Info
Submitted: 2021-07-22
Published: 2021-06-30
Section: Articles
Article Statistics: 6754 19303