The Role of Islamic Boarding Schools in Enhancing Adolescents' Resilience to Moral Crises in Sapeken District
DOI:
https://doi.org/10.30863/didaktika.v19i02.11372Keywords:
Islamic Boarding School, moral Resilience, Adolescents, Moral CrisesAbstract
Sapeken District is a remote archipelagic area with limited transportation access and educational infrastructure, resulting in unequal youth development services. Low public awareness of the importance of education further exacerbates adolescents’ vulnerability to the negative impacts of globalization and unfiltered information technology. In recent years, moral degradation among adolescents in this region has intensified due to weak value-based guidance and limited moral supervision. This study aims to analyze the role of Abu Hurairah Islamic Boarding School in strengthening adolescents’ moral resilience in Sapeken District, Sumenep Regency. The research employs a qualitative descriptive approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation involving teachers, students, and relevant stakeholders. The findings reveal that Abu Hurairah Islamic Boarding School plays a strategic role in enhancing adolescents’ moral resilience through intensive religious education, exemplary role modeling by teachers and caregivers, personal mentoring approaches, and the enforcement of firm rules and sanctions against deviant behavior. These efforts effectively foster adolescents’ moral resilience and promote the internalization of moral values in dailylife.
References
Affifah, A. N., Wulandari, S. L., & Sari, H. P. (2025). Membangun Pendidikan Berkarakter Religius dan Intelektual: Sintesis Pesantren dan Sekolah Modren. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(3), 95–105.
Afrita, F., & Yusri, F. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 14–26.
Al-Kautsari, M. M. (2019). Strategi Rehabilitasi Penyalahguna Narkotika Melalui Pendekatan Keagamaan. Konsentrasi Social Work, Prodi Interdisciplinary Islamic Studies (IIS), Progam Pascasrjana UIN, 96–107.
Atqia, W., & Zuhriyah, A. (2021). Dampak Pendidikan Pesantren terhadap Moral Bermasyarakat Santri Pondok Pesantren Tashilul Huda Kauman, Wiradesa, Pekalongan. El-Tarbawi, 14(2), 111–128.
Azhar, A., Fikri, K. M. S., Siregar, V. A., & Apriyanto, M. (2021). Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Pada PESANTREN. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(11), 2463–2467.
Biantoro, O. F., & Arifuddin, A. (2025). Resiliensi Remaja Muslim di Era Digital: Peran Bimbingan Konseling Islam dalam Pencegahan Krisis Moral. Muthmainnah: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Dan Psikosufistik, 1(1), 33–43.
Bobyanti, F. (2023). Kenakalan Remaja. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 1(2), 476–481.
Febrianti, N. N. (2025). Bimbingan rohani Islam dalam pemulihan pecandu narkoba di pusat rehabilitasi berbasis pesantren. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Hayatuddin, H., & Hamid, A. (2024). Pendidikan Islam Non Formal Pada Remaja dalam Mencegah Krisis Moral di Masyarakat. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 10133–10143.
Khaira, A. P. (2024). URGENSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP STUDENT WELL-BEING DALAM MENANGGULANGI KRISIS MORAL DI PESANTREN. AT-TA’DIB: JURNAL ILMIAH PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 158–172.
Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).
Masrur, M. (2017). Figur Kyai dan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(01), 272–282.
MAYLINDA, A. (2025). METODE DAKWAH DALAM MENINGKATKAN UKHUWAH ISLAMIYAH SANTRI PONDOK PESANTREN DARUL FALAH DESA SRI PURNOMO KEC KALIREJO KAB LAMPUNG TENGAH. UIN Raden Intan Lampung.
Maylinda, R. N. (2024). Efektivitas Pelatihan Resiliensi Terhadap Stres Akademik dan Psychological Well-Being pada Remaja dari Keluarga Bercerai di Pondok Pesantren Bahrul Uluum Al-Kamal Kisaran. Universitas Medan Area.
Mediawati, B. T. E. (2023). Transformasi nilai-nilai Islam melalui pendidikan pesantren: Implementasi dalam pembentukan karakter santri. Journal of International Multidisciplinary Research Vol, 1(1).
Mukhlis, M. (2023). Komponen Utama Kurikulum Pendidikan Islam di Lingkungan Pesantren Sebagai Pembentuk Karakter dan Keagamaan Santri. Al-Ma’had: Jurnal Ilmiah Kepesantrenan, 1(02), 138–158.
Nasir, M. (2024). Strategi peningkatan jumlah santri Pondok Pesantren At-Thoyyibah Kecamatan Na IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara: studi manajemen pemasaran. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
Nurmila, N., Syauky, A., & Jannah, M. (2025). Analisis Psiko-Sosial Perilaku Negatif Santri (Bullying, Kekerasan Pada Guru, dan Pergaulan Bebas) Di Lingkungan Pesantren Babun Najah Ulee Kareng Banda Aceh. NUSRA: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 6(3), 453–467.
Rahman, D. M. (2025). Pendidikan Islam sebagai Modal Resiliensi Mental di Era Digital. AN-NUR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 58–82.
Rohman, A., Holis, W., & Arif, A. Z. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Resiliensi pada Remaja di Pondok Pesantren: Scoping Review. Indonesian Health Science Journal, 5(1), 76–88.
Sabiq, A. (2022). Peran Pesantren Dalam Membangun Moralitas Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 3(1), 16–30.
Saputra, M. R. (2024). Pengalaman Remaja dalam Menerapkan Nilai-Nilai Moral yang Dipelajari di Pondok Pesantren. Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies, 23–33.
Zein, N. H., & Siregar, M. F. Z. (2024). Faktor-faktor Kenakalan Remaja pada Remaja Usia 13-15 Tahun. Journal of Educational Research and Humaniora (JERH), 32–42.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Habib, Hayumuti, Asrori

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution ShareAlikeInternational License.