The Influence of Men’s (Fathers’) Mental Health On Improving Children’s Education And Family Harmony
DOI:
https://doi.org/10.30863/didaktika.v19i02.10773Keywords:
father's mental health, father's role, family harmony, child education, child development, family dynamicsAbstract
The mental health of men, particularly fathers, plays a crucial role in shaping family dynamics and the success of children's education. This study examines three main aspects: (1) the changing role of fathers in the family and children's education; (2) the concepts and factors influencing men's mental health; and (3) the impact of fathers' mental health on family harmony and children's educational development. The results indicate that a father's role extends beyond breadwinning to providing care, emotional support, and involvement in children's learning. Fathers' mental health is influenced by various factors, such as economic pressure, patriarchal culture, social demands, and the burden of family responsibilities. These factors can impact fathers' emotional stability, which in turn affects the quality of family relationships. Furthermore, fathers' mental health significantly influences children's cognitive, social, and emotional development and determines the level of family harmony. Therefore, fathers' mental health is a fundamental element in creating a harmonious, supportive, and conducive family environment for optimizing children's education. This study emphasizes the importance of holistic strategies and cross-sectoral support to maintain family mental health, particularly for men as one of the main pillars of the family system.
References
Adzam, M. R. (2024). Dampak gangguan mental terhadap keharmonisan rumah tangga pasutri perspektif hukum keluarga Islam (Studi kasus di Desa Kuang Baru Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur). Skripsi, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mataram.
Andayani, B., & Koentjoro. (2004). Peran ayah menuju coparenting. Surabaya: CV Citra Media.
Artika, N. Kesehatan mental keluarga: Membangun hubungan yang harmonis dan sehat. Fakultas Psikologi, Universitas Medan Area.
Aziz, M. B. (2019). EVALUASI IMPLEMENTASI STANDAR PENILAIAN OLEH GURU MATEMATIKA DI SMA NEGERI 3 WATAMPONE KABUPATEN BONE. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(1), 80–97.
Aziz, M. B., & Amir, A. N. (2025). Evaluating Value-Based Vocational Education Using Logic Model: A Qualitative Inquiry in Islamic Higher Education. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 6(3), 700–715.
Aziz, M. B., Nurhasanah, R., Abidin, A. A., Dwiyama, F., & Toha, M. (2024). Cultural Heritage as a Driver of Educational Choices: Evaluating the Role of Bugis Values in the Selection of Islamic Private Schools in Indonesia. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(3), 726–741.
Fahmi, A. N. (2024). Peran ayah dalam pendidikan anak (Studi analisis dalam buku “Ayahku” karya Hamka). Tesis, Program Magister Pendidikan Agama Islam, FITK, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Gutira, T., & Nurianti, L. (2010). Hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian baby blues syndrome pada ibu post sectio caesaria. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi.
Hapsari, J., & Krianto, T. (2023). Maskulinitas dan perilaku mencari bantuan kesehatan mental pada laki-laki di negara berkembang: Tinjauan pustaka. MPPKI, 6(3), 373.
Hibrizi Setiawan, N., dkk. (2023). Pemahaman dan faktor-faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga: Tinjauan literatur. Bulan, 3(2), 3.
Karmila, M., dkk. (2025). Pandangan orang tua mengenai peran ayah dalam pengasuhan pasca partisipasi di Program Sekolah Ayah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 155, 157.
Lourenzia Soedarmo, R. (2024). Pandangan ayah terhadap keterlibatannya dalam pengasuhan anak: Penelitian studi kasus ayah di Kelurahan Ciroyom Tahun 2023–2024. Jurnal EDUKIDS, 21(1), 34.
Lubis, S. (2022). Pandemi dan era digital: Peran ayah terhadap kebutuhan pendidikan dan psikologis anak. Al-Hamara: Jurnal Studi Islam, 3(1), 4.
Maharani, A. R. (2018). Hubungan antara kesehatan mental dengan penyesuaian pernikahan pada pasangan suami istri. Skripsi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Mila Karmila, dkk. (2025). Pandangan orang tua mengenai peran ayah dalam pengasuhan pasca partisipasi di Program Sekolah Ayah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 155.
Muhassin, M. Peran ayah dalam perkembangan dan pendidikan anak: Studi di Kelurahan Labuhan Ratu Bandar Lampung, hlm. 22.
Notti, A. E., & Tresnawaty, D. U. (2021). Kualitas perkawinan dan dampaknya terhadap kesehatan mental anak. KKP: Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan, 8(1), 108–119.
Nurjanah, N. E., Jalal, F., & Supena, A. (2023). Studi kasus fatherless: Peran ayah dalam pengasuhan anak usia dini. Kumara Cendekia, 11(3), 261.
Pebrianti, N., Farial, & Hayati, S. A. (2024). Pengaruh father hunger terhadap motivasi belajar pada siswa kelas X SMK Negeri 5 Banjarmasin. Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 7(2), 24.
PERAN AYAH DALAM PENGASUHAN. (2017). Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak.
Pusparatri, E. (2025). Mindful parenting meningkatkan peran kehadiran ayah dalam kehidupan remaja. Eureka Media Aksara.
Putra, A. A. (2015). Pengaruh motivasi belajar dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar akuntansi siswa kelas X SMK Negeri 1 Yogyakarta Tahun Ajaran 2014/2015. Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta.
Rahmawati, Z. (2018). Peranan ayah dalam pendidikan keluarga (Kajian Tafsir An-Nur). Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Rauf Alif & Resdati. (2025). Peran ayah dalam menjalankan fungsi keluarga di Dinas Perhubungan Kota Dumai. Indonesian Journal of Education and Development Research, 3(1), 601.
Ricky Adzam, M. (2024). Dampak gangguan mental terhadap keharmonisan rumah tangga pasutri perspektif hukum keluarga Islam. Skripsi, UIN Mataram.
Salis Yuniardi, M. (2009). Penerimaan remaja laki-laki dengan perilaku antisosial terhadap peran ayahnya di dalam keluarga. Laporan Penelitian, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.
Shifa, F. R., & Suherman, A. (2024). Dampak tidak adanya peran ayah terhadap perkembangan anak di Indonesia. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 2(1), 264.
Soedarmo, R. L. (2024). Pandangan ayah terhadap keterlibatannya dalam pengasuhan anak. Jurnal EDUKIDS, 21(1), 34.
Suaidah Lubis. (2022). Pandemi dan era digital: Peran ayah terhadap kebutuhan pendidikan dan psikologis anak. Al-Hamara, 3(1), 4.
Wardah, N. (2023). Psikologi keluarga. IKAPI Jabar, Cirebon.
DP3AP2 DIY. (2025). Selama bulan Januari–Juni 2025 lembaga layanan di DIY menangani 606 korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Diakses 26 November 2025 dari https://dp3ap2.jogjaprov.go.id/blog/Selama-Bulan-Januari-sd-Juni-2025-Lembaga-Layanan-di-DIY-menangani-606-Korban-Kekerasan-terhadap-Perempuan-dan-Anak?692
Mahkamah Agung RI. Di balik tirai santun mengungkap fakta miris KDRT. Diakses 26 November 2025 dari https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/di-balik-tirai-santun-mengungkap-fakta-miris-kdrt-0s3
Kompas.id. (2025). Bagaimana masalah ekonomi memengaruhi kesehatan mental masyarakat. Diakses 26 November 2025 dari https://www.kompas.id/artikel/bagaimana-masalah-ekonomi-memengaruhi-kesehatan-mental-masyarakat
Generali Indonesia. (2025). 5 dampak negatif stres keuangan pada kesejahteraan mental. Diakses 26 November 2025 dari https://www.generali.co.id/id/healthyliving/healthy-wealth/5-dampak-negatif-stres-keuangan-pada-kesejahteraan-mental
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Fitriyani Fitriyani Hayatul Alfat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution ShareAlikeInternational License.